Close

BELINYU,BABEL, DETEKSIonline.com-16 Hektar tanah di Sepadan Pantai yang isinya hutan Bakau di Dusun Mengkubung Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu di duga dijual oleh oknum kepada pengusaha untuk dijadikan Tambak Udang.

Berdasarkan investigasi media Jum’at (25/10/2019) lahan 16 hektar hutan Bakau di sepandan pantai Mengkubung Desa Riding Panjang Belinyu itu dengan koordinat:
a. X 584336 -Y 9815427 b. X 584535 -Y 9815416 c. X 584079 – Y9814143 d. X 584155 – Y9814097.

Kadus Rahman mengakui kalau luas 16 hektar tersebut merupakan hutan Bakau terletak di pinggir pantai berjarak hingga100 meter.

 

Menurut Rahman kawasan itu tidak boleh ada kegiatan penambangan dan usaha apapun.

“Ada kesepakatan warga, tidak boleh ada kegiatan apapun dikawasan itu, kami melakukan sesuai prosedural kalaupun saya ikut serta disitu karena saya selaku kadus disini sesuai dengan kafasitas tidak lebih dan tidak kurang”, ungkap Rahman, Jum’at (25/10/2019).

Pengakuan Rahman tanah16 hektar itu tidak dijual hanya kontribusi secara Fee akan dikelola untuk tambak udang,

” Tanah 16 Hektar ini tidak dijual, hanya akan dijadikan Tambak Udang, namun masyarakat tidak mengizinkan, permasalahan ini sudah cukup lama, masih dalam proses hingga sampai saat ini tanah ini tidak bisa dikelola karena masyarakat menolak”, ungkapnya lagi.

Saat disinggung siapa yang mengajukan lahan untuk dijadikan tambak Udang, Rahman menjawab terbata bata dan melemparkan permasalahan ini kepada Kades.

” Tanya Kades lah untuk lebih jelas”, terangnya.

Namun Rahman menyebut nama pengusaha ibu Fth belum dikerjakan itu yang saya tau, tapi Rahman akui tidak kenal sama orangnya.

” Kalau tidak salah ibu Fth warga Pangkalpinang, tetapi saya tidak tau juga orangnya”, tambahnya.

Sementara itu berdasarkan laporan masyarakat Dusun Mengkubung Desa Riding Panjang yang kepada Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung Tanggal 30 Oktober 2019 kemarin, adanya temuan surat kuasa pernyataan menyerahkan dan melepaskan fisik bidang tanah pihak ke I (pertama) selaku penjual dan Pihak ke II (dua) selaku pembeli, tercantum nama serta legalitas, isi surat pernyataan penyerahan dan pelepasan penguasaan tanah fisik bidang tanah kepada seseorang.

Lokasi diregister terletak di jalan Mengkubung Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka di tandatangani kedua belah pihak pada bulan Februari/Maret 2019 yang lalu.

Dalam keterangan isi surat Pernyataan Menyerahkan Melepaskan Penguasaan Fisik Bidang Tanah (SP2PT) di tandatangani bermatrai antara pihak I dan Pihak Ke II dan ditanda tangani oleh 3 (tiga) saksi yaitu Ketua RT 09 Sh, Kadus Mengkubung Rh dan kades Riding Panjang Aw.

Hingga surat pernyataan dan pelepasan penguasaan fisik bidang tanah atas permintaan kedua belah pihak didaftarkan di kantor pemerintahan kecamatan belinyu pada bulan Februari 2019 yang lalu.

SP2T antara pihak I dan pihak ke II menandatangani mencantumkan legalitas diri menyatakan dan mengakui sesungguhnya bahwa pihak ke I mengakui serta mengusahakan bidang tanah Negara luasan sesuai gambar situasi sementara . terletak di jalan mengkubung dusun Desa Riding Panjang kecamatan belinyu, tanah berbatasan dengan yang lain, mengenai asal usul tanah dijelaskan diperoleh dari tanah Negara sejak tahun 2013, hingga sampai saat ini dipergunakan atau diusahakan untuk perkebunan serta dikelola diusahakan secara aktif.

Surat SP2T dengan pernyataan apabila dikemudian hari ternyata Surat pernyataan yang dibuat oleh yang menandatangani diatas matrai 6000 bila ada gugatan atas tuntutan dari pihak lain atas tanah tersebut maka yang bersangkutan bersedia dituntut dipengadilan sesuai hukum yang berlaku, baik pidana maupun perdata serta segala resikonya akan menjadi tanggung jawab sendiri.

Hingga berita ini ditayangkan, Deteksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Ibu Fth yang diduga membeli kawasan Bakau di Dusun Mengkubung Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu tersebut…(fds/her)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!