Close

KETAPANG,KALBAR,DETEKSI-CV Torina yang mengerjakan proyek peningkatan sruktur jalan Simpang Kelambai ( Dungon Baru) -Jembatan Kelambai Kecamatan Kendawang Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat hentikan pekerjaannya, padahal dalam kontrak tertera waktu pelaksanaan selama 180 hari kerja.

Dimulai tanggal 28 Juni 2019 berahir 24 Desember 2019, dengan pagu dana APBD Kalbar DAK Reguler Kabupaten Ketapang senilai Rp 9.013.996.000,-

Jumadi, dari LSM Laki sangat menyayang hal tersebut, menurutnya penghentian pekerjaan tersebut tanpa alasan yang jelas.

Kemudian, Jumadi meminta kepada pihak pemerintah kabupaten Ketapang untuk dapat menindak tegas CV. Torina demi keselamatan keuangan Negara yang cukup fantastis jumlahnya.

“CV Torina  harus bertanggung jawab atas masalah ini. Menjadi pertanyaaan mengapa perusahaan itu melakukan pekerjaan tidak sesuai dengan kontrak yang ada,” ujar Jumadi, Senin (30/9)

Sementara, Sarkawi Kabid Bina Marga PU PR Kabupaten Ketapang selalu menghindar dan melemparkan masalah ke stafnya Subhan Noor.

” coba ke pak Subhan Noor saja”, ujar Sarkawi,.Senin (30/9).

Namun oleh Subhan Noor, permasalahn itu dilemparkan lagi kepada Hermansyah.

” kepada.pak Hermansyah saja”, terang Subhan Noor, Senin ( 30/9).

Menurut Hermansyah, penghentian itu atas permintaan pihak kepolisian berkaitan dengan masalah lahan,

” penghentian itu karena atas permintaan Kepolisian masalah lahan”, ujar Hermansyah,.Senin (30/9).

Namun sangat disayang saat ditanya lebih jauh, Hermansyah langsung menghindar dan meninggalkan Amunisi.

Ada apa dengan dinas Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat Kabupaten Ketapang?..

(teguh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!