Close

Trisno Kepala DPPKAD Kab.Bangka

SUNGAILIAT,deteksionline.com-Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Bangka Melalui Kepala Bidang Aset Daerah Trisno mengaku pusing terkait lahan pantai matras yang merupakan aset daerah ada yang mengaku sudah memiliki Hak Guna Usaha ( HGU).

Hal tersebut disampaikan Trisno saat dikonfirmasi awak media, Kamis ( 20/9) pagi bertempat diruang kerjanya.

“Sejak Pemkab Bangka memasang plang atas aset daerah lahan pantai matras yang datang kebagian aset ini baru 1 orang, mengaku namanya Herbet orang Bangka tetapi sudah lama diluar daerah. menurutnya (Herbet – red) lokasi punya dia disamping air tawar yang dipagar itu dan sudah punya HGU.” Ungkap Trisno

Lanjut Trisno saat diminta dokumen HGU, yang bersangkutan mengatakan nanti disampaikan, namun sampai hari ini dokumen yang diminta tak kunjung ada.

“Kita sudah meminta kepada pak Herbet untuk melihat dokumen HGU itu, namun sampai hari ini dokumen yang dimaksud tak kunjung ada, sedangkan lahan milik Pemkab Bangka dari mulai belakang Parai sampai Pantai Matras termasuk lahan yang diakui pak Herbert.” Jelasnya

Saat ditanya awak media apakah Dinas Pariwisata Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung sudah berkoordinasi ke bagian aset daerah terkait lahan Pantai Matras itu dan apakah ada upaya Pihak aset untuk memanggil pihak yang sudah memasang pagar dilahan tersebut?

“Kita dari DPPKAD sudah pernah menghubungi Dinas Pariwisata namun yang datang bukan kepala dinasnya akan tetapi bawahannya, ini tidak menuntaskan masalah, ya mungkin kepala dinasnya lagi belum ada waktu untuk hadir, nah terkait memanggil pihak yang bersangkutan itu kewenangan ada di Dinparpora,” Jawab Trisno

Terpisah Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bangka Asep Setiawan saat dikonfirmasi awak media melalui telepon menyebutkan lahan Pantai Matras yang dipagar itu sudah memiliki Hak Guna Bangunan ( HGB).

“Untuk lahan Pantai Matras yang dipagar itu jumlahnya ada 6 baik itu perorangan maupun perusahaan. lahan yang dipagar sudah ada Hak Pengelolan ( HPL) dari dasar itu pihak pertanahan menerbitkan HGB.” Kata Asep Setiawan

Ditambahkan Asep Setiawan HGB itu terbit 2 tahun yang lalu dan Dinparpora sudah berkoordinasi dengan bagian aset.

“Kita dari Dinpapora sebenarnya sudah berkoordinasi dengan bagian aset, hanya saja pejabatnya baru. HGB itu terbit tahun 2017 kemaren.” Tuturnya

Sementara, Kepala Pertanahan Kabupaten Bangka Ir. Sugeng melalui koordinator pengukuran Lahan Emawartono saat dikonfimasi media terkait HGB lahan pantai matras Kemungkinan ada.

“HGB lahan Pantai Matras kemungkinan ada, untuk memastikan itu harus buka arsip lagi nah soal buka arsip tunggu kepala kantor pak, namun terkait HGB status lahan harus HPL.” Kata Emawartono

Sebelumnya kepada media Bupati Bangka Mulkan mengatakan ingin melihat sejauh mana aset – aset daerah yang masih ada.

“Ya sejak kita (Mulkan/Syahbudin – red) dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bangka, kami ingin melihat secara langsung sejauh mana aset – aset Pemkab Bangka yang masih ada dikerjakan sama pihak ke tiga.” Ungkap Mulkan, Sabtu (14/9) Malam bertempat di Hutan Kota Sungailiat.

Lanjut Mulkan seperti lahan yang ada dipantai Matras saat pendataan aset ternyata lahan tersebut milik Pemkab Bangka, dimana selama ini tidak ada plang nomor aset terpasang.

“Selama ini kita tidak mengetahui bahwa lahan sekitar pantai matras itu milik Pemkab Bangka, ternyata saat pendataan lahan tersebut milik Pemkab Bangka yang mana selama ini kita fikir itu milik pribadi. Kawasan Pantai Matras itu tidak boleh milik hak pribadi namun Hak Guna Bangunan ( HGB ) nanti kita akan evaluasi jika sekian tahun lahan itu tidak dimanfaatkan akan kita tarik kembali.”jelasnya..

(Sp/herman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!