Close

SUNGAILIAT, deteksionline.com-Komitmen Bupati Bangka Mulkan SH MH dan Wakil Bupati Bangka Syahbudin yang terpilih periode 2018 – 2023 untuk menata kembali aset-aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Bangka ternyata benar-benar direalisasikan.

Seperti yang dilakukan Pemkab Bangka terkait aset daerah lahan Pantai Matras, Kelurahan Matras, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung ( Babel ), yang sebelumnya diklaim oleh oknum warga masyarakat, kini tanah-tanah itu sudah dimiliki kembali oleh Pemkab Bangka.

Nampak sepanjang ruas jalan memasuki kawasan destinasi wisata Pantai Matras, Pemkab Bangka telah memasang plang nomor aset : 01.01.11.04.09 bertuliskan Tanah Ini Milik Pemkab Bangka artinya lahan tersebut tidak bisa dimiliki seseorang selain Pemkab Bangka.

Bupati Bangka Mulkan mengatakan ingin melihat sejauh mana aset – aset daerah yang masih ada,

“Sejak kita (Mulkan/Syahbudin – red) dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bangka, kami ingin melihat secara langsung sejauh mana aset – aset Pemkab Bangka yang masih ada dikerjakan sama pihak ke tiga.” Ungkap Mulkan, Sabtu (14/9) Malam bertempat di Hutan Kota Sungailiat.

Mulkan lanjutkan, lahan yang ada dipantai Matras saat pendataan aset ternyata lahan tersebut milik Pemkab Bangka, Bupati terkejut kalau selama ini tidak ada plang nomor aset terpasang, yang menandakan aset itu milik Pemkab Bangka.

“Selama ini kita tidak mengetahui bahwa lahan sekitar pantai matras itu milik Pemkab Bangka, ternyata saat pendataan lahan tersebut milik Pemkab Bangka yang mana selama ini kita fikir itu milik pribadi. kawasan Pantai Matras itu tidak boleh milik hak pribadi namun Hak Guna Bangunan ( HGB ) nanti kita akan evaluasi jika sekian tahun lahan itu tidak dimanfaatkan akan kita tarik kembali.” Jelasnya kembali.

Orang nomor satu di Kabupaten Bangka itu juga menyampaikan jika ada kerja sama pengelolaan aset daerah dan tidak memberi nilai ekonomi akan diberi peluang untuk masyarakat atau investor yang lainnya.

“Buat apa kita adakan kerja sama pengelolaan aset daerah kalau tidak memberikan nilai ekonomi, lebih baik beri peluang kepada masyarakat atau pengusaha lainnya.” ungkapnya.

Masih kata Mulkan jika ada nilai ekonomis dari pemanfaatan aset daerah akan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah ( PAD) dan sampai saat ini sejak memimpin daerah pengamanan aset bergerak dan tidak bergerak sudah mencapai 70 ℅..

( Sp/herman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!