Close

TOBOALI, deteksionline.com-Kejaksaan Negeri Bangka Selatan Katakan Pekerjaan Proyek Pembangunan RTH Kulong Bakung Sudah Baik, sampai saat ini tidak ada kendala hukum, namun untuk masalah teknis, pihak Kejaksaan Negeri Bangka Selatan menyerahkannya kepada PPK.

Kepala Seksi Intelijen  Kejaksaan Negeri Bangka Selatan Dody Purba SH atas seizin Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan  Safrianto Zuriat Putra SH MH, menjelaskan bahwa secara umun kami melihat sampai saat ini pekerjaan sudah dikerjakan dengan baik sesuai dengan kontrak pelaksanaan dan tidak ada kendala hukum, namun kalau terkait masalah teknis, pihak Kejaksaan Negeri Bangka Selatan menyerahkan kepada PPK dari Dinas PU PR kabupaten Bangka Selatan,

“Proyek tersebut masih dalam masa waktu pengerjaan, secara umum kami melihat sampai saat ini pekerjaan sudah dikerjakan dengan baik sesuai dengan kontrak pelaksanaan, dan tidak ada kendala hukum, untuk masalah teknis, nanti dijelaskan lebih detail oleh PPK”, ungkap Dody Purba melalui pesan whats app yang diterima deteksionline.com, Sabtu ( 15/9).

Diketahui sebelumnya, proyek pembangunan dan penataan RTH Kulong Bakung Toboali Bangka Selatan diduga dikerjakan Asal-asalan

Alasannya, belum lama dikerjakan, fisik daripada Talud itu sudah retak memanjang kebawah ke dasar pondasi Talud tersebut. Dugaan sementara retak itu disebabkan karena kurangnya pemasangan Cerucuk dibawah Kaki pondasi Talud itu.

Salah satu pemborong asal Basel EP yang berhasil ditemui disekitar lokasi mengatakan, retaknya fisik pondasi Talud diduga disebabkan kurangnya pemasangan Cerucuk di Kaki pondasi,

” dugaan awal kelihatannya kurangnya Cerucuk, mereka hanya memasang Cerucuk untuk Turab didepan Talud, padahal di Kaki pondasi Talud juga sangat penting karena dasar tanah kulong itu lembek sekali dan penuh lumpur, jadi pemasangan Cerucuk di bawah Kaki pondasi Talud sangat penting”, ungkapnya, Kamis (12/9), di Toboali.

Berdasarkan pantauan media, Kamis (12/9) proyek itu dikerjakan oleh rekanan Dinas PU PR kabupaten Bangka Selatan yaitu CV Mianda Karya dengan pagu dana APBD kabupaten Bangka Selatan Tahun 2019, nilai Rp 1.449.700.000,00,- dan konsultannya adalah PT Tata Bumi Konsultan.

Sementara, Kepala Bidang SDA Dinas PU PR kabupaten Bangka Selatan Heri ST meminta deteksionline.com belum bisa menjelaskan apa sebab dari retaknya fisik Talud itu, Heri meminta deteksionline.com untuk menemuinya Selasa 17 September 2019 di kantor Dinas PU PR kabupaten Bangka Selatan,

” Selasa (17/9) saja ke kantor ya, sekarang saya sedang DL di Palembang”, ucap Heri sambil menutup telepon dari deteksionline.com, Kamis malam (12/9)..

(herman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!