Close

 

JAKARTA, DETEKSIONLINE.com- Doktor Ipong Hembing Putra, Ketua Umum Persatuan Islam Thionghoa Indonesia (PITI) mengaku tak suka akan ucapan DR Sri Bintang Pamungkas yang mengajak masyarakat mengajak menggagalkan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilh.

Untuk itu, DR Ipong Hembang akan melaporkannya ke Polda Metro Jaya dan berharap Kapolri menindak tegas segaola macam ujaran kebencian atau propokasi oleh siapapun juga. “Kami minta dilakukan tindakan hukum kepada Dr Sri Bintang Pamungkas atas pernyataannya dalam pidatonya tersebut,” ujar Ipong Hembing Putra dalam rilis yang diterima Amunisinews.co.id di Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Menurut Hembing, bukan PITI saja yang keberatan atas ucapan Bintang Pamungkas tapi juga organisasi lain seperti gerakan Taruna Nusantara (Getar Nusa) dan Solidaritas Indonnesia Bersatu (SIB). “Kami semua keberatan atas ajakan tersebut,” tegas Hembing,

Hembing akan melapor Sri BintangPamungkas dengan dugaan pelanggaran pasal 160 KUHP dan pasal 28 ayat 2 juncti pasal 45 UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No, 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Ucapan Bintang Pamungkus, kata Hembing, tersebar di sosial media (medsos) yang isinya terindikasi menghasut rakyat Indonesia untuk menggagalkan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang terpilih secara sah dan akan dilantik pada 20  Oktober 2019. (lis)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!