Close

JEBUS,deteksionline.com-Aktivitas tambang apung di perairan laut Jerangkat Desa Ketab kecamatan Jebus kabupaten Bangka Barat yang meresahkan nelayan setempat sudah di hentikan.

Informasi itu disampaikan langsung oleh Kasat Polair Polres Bangka Barat Iptu Ferri Gunadi seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto Sik Msi setelah dilakukan penghentian.

” Tambang Timah Apung Jerangkat sudah saya hentikan”, jelas Kasat Polair, Selasa (3/9) kepada deteksionline.com melalui pesan WhatsApp.

Iptu Ferri Gunadi jelaskan juga dengan mengerahkan kekuatan 5 personil anggota Polair Polres Bangka Barat, aktivitas tambang tersebut diminta untuk dihentikan.

” 5 personil anggota yang saya terjunkan tadi, penambang saya ultimatum untuk tidak beraktivitas lagi dikawasan tersebut”, jelasnya juga.

Sebelumnya, berdasarkan pantauan deteksionline.com, Saptu (31/8/2019) terdapat sekitar 100 unit Ponton Tambang Apung beraktivitas secara ilegal di kawasan pantai Jerangkat, Desa Ketap kecamatan Jebus kabupaten Bangka Barat.

Selain itu, aktivitas tambang apung itu sudah sangat meresahkan nelayan karena sangat mengganggu lalu lintas perahu nelayan dan juga bisa membuat hasil tangkapan nelayan menjadi berkurang.

(hs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!