by

Hampir Seratus Unit Ponton Apung Rajuk Terpantau Beraktivitas Di Perairan Pantai Jerangkat Jebus

JEBUS,deteksionline.com-Pantauan deteksionline.com, Sabtu (31/8/2019) terdapat sekitar lebih kurang 100 unit Ponton Apung Rajuk untuk penambangan timah beraktivitas di pantai Jerangkat, Desa Ketap kecamatan Jebus kabupaten Bangka Barat.

Aktivitas Ponton Apung Rajuk tersebut diduga ilegal dan juga sangat merugikan Nelayan setempat.

Alasannya, nelayan merasa terganggu untuk menangkap ikan dan juga ikan pada ketengah laut karena tidak tahan dengan percemaran air laut oleh tambang-tambang itu.

Salah satu Nelayan yang ikut dalam pantauan di lokasi AN (40) mengatakan , kami sebagai nelayan Desa Ketap sangatlah tidak setuju , aktivitas tambang ilegal berada di laut pantai Jerangkat itu, karena sangat merugikan kami.

” Tolonglah kami pak , karena tidak ada yang membantu kami selama ini , kami mau mengadu kemana lagi , indahnya pantai kami akan hancur lebur dengan aktivitas tambang itu , dan kami sebagai nelayan sangat merasa kesal ,karena keberadaan tambang menganggu saat kami akan melaut ,kami berharap agar aparat penegak hukum segera bertindak menutup tambang-tambang ilegal itu”, pinta AN, Sabtu (31/8).

Selain AN, warga Desa Ketab yang berhasil dikonfirmasi DD mengatakan, kami tidak dilibatkan ,infonya semua urusan kepala Dusun (Kadus) dan Kepala Desa (Kades) yang diduga koordinirnya.

” kami warga desa Ketab tidak di ikut sertakan, ini infonya diduga di koordinir oleh kadus dan kades Desa Ketab”, ungkap DD.

Sementara itu Kades Ketab Indra saat dikonfirmasi meminta deteksionline.com untuk konfirmasi kerumahnya jika sudah tidak sibuk.

” mampir saja pak ke rumah, biar saya jelaskan”, jawab Indra melalui pesan whats app kepada deteksionline.com, Minggu (1/9).

Untuk diketahui, persis ditepi jalan menuju Pantai Jerangkat terpasang Dua Plang larangan dari Dinas Kehutanan..(hs).

44 total views, 1 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed