Close

Belitung, deteksionline.com– Pembangunan Embung Konservasi Kulong Tebet Gadung di Manggar, Belitung Timur diduga bermasalah.

Hal itu berdasarkan pantauan Deteksi Online bersama beberapa LSM di Belitung Timur, Minggu (25/8/2019) didapati dinding saluran yang belum lama di pasang tetapi sudah retak sampai kebawah, padahal perkerjaan masih sedang berlangsung.

Retaknya dinding saluran itu diduga karena sistem pengecorannya yang menggunakan Molen, bukan menggunakan Redymix, semestinya untuk dinding saluran seperti Embung itu harus menggunakan Redymix jadi hasil mutu komposisi adukan beton  bisa mencapai dalam setiap 1 M3 itu mutunya K225 sesuai mutu komposisi material adukan beton berdasarkan SNI 7394 : 2008.

Selain itu tim Deteksi Online dan beberapa LSM Beltim mendapati Besi Ulir 16 mm yang digunakan untuk pengecoran Lantai Embung atau istilah tehniknya di sebut mercu itu semestinya jarak anyaman besi minimal 10 cm bukan berjarak 20 cm seperti anyaman Besi Ulir yang terpasang di lantai atau di dinding Embung tersebut dan juga susunan anyaman besi itu harus dua rangkap.

Sementara itu pihak Kementerian PU PR Balai Besar Wilayah Sumatera VIII di Palembang dan PPK nya Nopril sampai saat berita di tayangkan belum berhasil dikonfirmasi baik langsung ataupun melalui telepon, Deteksi Online akan melakukan konfirmasi ulang ke Satker SNVT SDA Provinsi Babel nanti.

Untuk diketahui, proyek itu di kerjakan oleh Kemenerian PU PR Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII SNVT Pembangunan Bendungan BBWS Sumatera VIII beralamat kantor di Jalan Soekarno Hatta Palembang,
dengan rekanan CV Bangka Graha Mandiri dengan pagu dana Rp 2.468.557.000,00,- Tahun Anggaran 2019..( HS).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!