Close

JAKARTA, DETEKSIONLINE.com- Dalam menghadapi Era Globalisasi Industri Pers, Koran Amunisi yang bergerak di bidang Media Cetak dan Media Online akan mengadakan Rembuk Nasional dari Tanggal 21- 22 September 2019 bertempat di My Visita, Anyer, Banten.

Selain Rembuk Nasional, Jajaran Pimpinan dan wartawan yang tergabung di Koran Amunisi akan lakukan giat menyantunani Anak Yatim Piatu yang berada di sekitar kawasan Anyer dan sekitarnya.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Panitia Cecep Supriyadi SE kepada Deteksi Online di kantor Koran Amunisi di kawasan wisata Kota Tua Jakarta, Jum’at ( 16/8), Tema kegiatan Rembuk Nasional kita tahun ini adalah untuk menetapkan arah langkah kebijakan redaksi yang kebih humanis demi mendorong pembangunan nasional.

” Dengan terlaksananya¬† Rembuk Nasional Koran Amunisi pada Tanggal 21-22 September 2019 di Banten nanti, sebagai Ketua Panitia berharap tujuan kita untuk menetapkan arah langkah kebijakan redaksi yang lebih humanis demi mendorong pembangunan nasional bisa tercapai”, ujar Yadi ( panggilan akrabnya).

Yadi juga berharap kepada semua Perwakilan / Biro- biro Koran Amunisi di seluruh Indonesia untuk bisa hadir demi suksesnya acara Rembuk Nasional tersebut.

” Sebagai Ketua Panitia, kita berharap semua Perwakilan / Biro-biro Koran Amunisi di seluruh Indonesia untuk bisa hadir di Banten pada bulan September nanti”, lagi ujarnya.

Sementara itu Pimpinan Redaksi Koran Amunisi Hendra Usmaya menekankan bahwa kegiatan tahunan yang dinamakan dengan Rembuk Nasional di Banten tahun 2019 ini adalah momen yang sangat penting untuk media kita dalam menghadapi Era Globalisasi Industri Pers. Selain itu dalam Rembuk Nasional  kali ini juga kita akan bahas pentingnya seorang wartawan itu untuk ikut dalam Uji Kompetensi Wartawan ( UKW ) oleh Dewan Pers.

” Dimasa depan ini UKW merupakan kewajiban bagi seorang pewarta”, jelas Hendra, Jum’at (16/8).

Hendra juga jelaskan ada 6 keuntungan dari kegiatan UKW tersebut.

” Pertama, meningkatkan kualitas dan profesionalitas wartawan; Kedua, menjadi acuan sistem evaluasi kinerja wartawan oleh perusahaan; Ketiga, menegakkan kemerdekaan pers berdasarkan kepentingan publik; Keempat, menjaga harkat dan martabat kewartawanan sebagai profesi penghasil karya intelektual; Kelima, menghindarkan penyalahgunaan profesi wartawan; Keenam, menempatkan wartawan pada kedudukan strategis dalam industri pers”, jelasnya..( H 3 RS)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!