Close

JAKARTA, DETEKSIONLINE.com: Tersangka kasus penyalahgunaan narkotika Umar Ohoitenan alias Umar Kei, menyesali perbuatannya, usai dirinya duciduk polisi, dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu, pada Senin, (12/8) lalau.

Dengan suara lantang, tokoh agama asal Maluku Tenggara itu pun, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, serta seluruh keluarga besarnya, atas kasus yang menjeratkan dirinya saat ini.

“Kepada semua keluarga besar dan juga seluruh masyarakat, saya memohon maaf dan menyesali atas perbuatan saya ini,” kata Umar Kei di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, (15/8).

Di hadapan awak media, Ketua Front Pemuda Muslim Maluku Tenggara itu pun berjanji, tak akan mengulang perbuatan, yang dilakukan dirinya dan juga teman – temannya itu.

“Saya berjanji tak akan mengulangi perbuatan ini lagi,” tambahnya.

Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Doni Alexander mengatakan, meski tersangka telah mengakui kesalahannya, namun polisi tak percaya begitu saja.

Sebab, polisi kata Doni, terus melakukan penyelidikan, guna membongkar, siapa – siapa saja yang turut terlibat dalam kasus ini, meski tersangka telah mengakui kesalahannya.

“Kita terus melakukan penyelidikan sampai menangkap bandar besar yang memasok Shabu kepada tersangka itu,” terangnya.

Doni pun mengakui, saat di tangkap petugas tersangka tak melakukan perlawanan terhadap petugas. Tersangka UK sebut Doni, sempat membuang senpi dan barang bukti Shabu ke bawa lemari saat polisi menangkapnya.

“Saat di penggerebekan, tersangka UK sempat membuang senpi kebawah lemari, dan mengakui kesalahannya,” tandasnya.

Hingga saat ini, polisi lanjut Doni masih memburu seorang DPO berinisial C. Pasalnya berdasarkan pengakuan tersangka E bahwa shabu yang dikonsumsi tersangka UK dan tiga temannya itu di peroleh dari tersangka C itu.

“Saat ditangkap, tersangka E mengaku bahwa Shabu tersebut didapat dari tersangka E,” tandasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya meringkus Umar Ohoitenan alias Umar Kei dan tiga tersangka lainnya. Para tersangka kedapatan memiliki dan mengkonsumsi sabu. Umar beserta rekannya diamankan pada Senin (13/8) sekitar pukul 16.30 WIB.

Dari tangan para tersangka diamankan beberapa barang bukti berupa 5 klip sabu, Hp, dan senjata api jenis revolver.

Para tersangka dikenakan Pasal 112, Pasal 114, Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 juncto Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.(lis/dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!