Close

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM-Manajer Bhayangkara U-20 H Heru Pujihartono, mengapresiasi penampilan The Young Guardian meski gagal menang dari The Young Tigers Persija Jakarta.

“Yang pertama saya sangat bersyukur kami bisa mencuri poin.  Anak-anak bermain seperti yang pelatih inginkan, semangat juangnya sangat terlihat sekali.  Kegagalan mempertahankan keunggulan ini akan menjadi evaluasi tim pelatih,” ujar H Heru kepada wartawan usai pertandingan di Lapangan National Youth Training Center, Kamis (8/8) pagi.

“Saya berharap anak-anak juga tetap menjaga semangat dan meningkatkan ritme permainan,  sehingga kita bisa lolos  dari babak grup,” tutupnya.

Pertandingan sendiri berjalan seru dengan tensi yang tinggi. Bhayangkara U-20 berhasil menahan imbang tuan rumah Persija Jakarta U-20 dengan skor 3-3, dalam lanjutan Grup A Elite Pro Academy Liga I U-20.

Tiga gol The Young Guardian diciptakan masing-masing oleh Amanar Abdilah (25′), Kevin Vembriarto (28′ p) dan Ichwan Tuharea (67′).

Pelatih Bhayangkara U-20, Supriyanto mengaku bersyukur atas raihan satu poin dalam pertandingan ini. “Kami sangat bersyukur dapat mencuri satu poin di kandang Persija. Pertandingan ini benar-benar sangat seru dan menegangkan,” katanya usai pertandingan.

Supriyanto juga menyoroti pemainnya yang gagal menjaga keunggulan hingga pluit akhir pertandingan. “Memang sangat disayangkan setelah sempat unggul 3-1 tapi gagal dipertahankan. Tiga gol Persija tercipta dari bola-bola mati,  ini jadi bahan evaluasi kami agar di pertandingan berikutnya lebih baik lagi,” paparnya.

Lebih jauh Supriyanto menuturkan,  jika tingginya tensi pertandingan dan faktor cuaca membuat dua kartu merah keluar untuk Fauzan Rifandi (Bhayangkara U-20) dan Hamra Hehanusa (Persija U-20) dalam laga ini. “Tensi pertandingan memang sangat tinggi,  ditambah cuaca yang panas,  sehingga anak-anak gampang emosi.  Tapi semua masih dalam tahap wajar,  kita akan perbaiki ke depannya,” pungkas Supriyanto.

Sementara itu pelatih Persija Jakarta U-20,  Washiyatul Akmal menyoroti padatnya jadwal pertandingan hingga pemainnya kelelahan. “Pertandingan ini sangat bergengsi,  kami tahu bahwa Bhayangkara adalah tim yang sangat bagus dan mereka sudah mengantisipasi permainan kami. Hanya jadwal yang terlalu padat membuat pemain kami kurang maksimal,” ujar Akmal. (hendra oeban)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!