Close

 

MUNTOK, DETEKSIONLINE.COM:Kepala Dinas Satu Pintu Bangka Barat melalui Kabid Perizinan Bherta mengungkapkan bahwa perusahaan tambak udang yang bermasalah itu adalah milik Andi Sentana dengan nama perusahaannya adalah PT Hoki Alam Semesta Jaya.

“Siang pak, nama perushaannya PT. Hoki Alam Semesta Jaya, pemilik Andi sentana.. tq “, jelas Bherta melalui oesan whats app kepada Deteksi Online, Senin (29/7).

Saat disinggung apakah keterkaitan Andi Sentana dengan keluarga pejabat teras Bupati Bangka Barat, Bherta mengaku tidak mengerti.

“Maaf pak herman, saya tidak tahu.. 🙏🏻makasih”, katanya.

Diakui Bherta, pengajuan berkas lengkap resmi PT Hoki Alam Semesta Jaya ke Satu Pintu sejak Juni 2018, namun surat-surat yang diperlukan belum lengkap, sampai Maret 2019 berkas yang diperlukan juga belum lengkap.

“masuk tgl 18 juni 2019, sebelumnya di bln feb atau maret 2019 sudah mengajukan tetapi berkas masuk belum lengkap.. proses selesainya tergantung rekomendasi dari OPD teknis masing-masing pak,” tulisnya.

Diketahui sebelumnya Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat Sukredi mengakui terkait aktivitas tambak udang di Desa Rambat, Simpang Teritip, Bangka Barat memang belum memiliki izin, namun proses per izinan sedang diajukan oleh pihak perusahaan tetapi Sukredi tidak menjelaskan nama pemilik perusahaan tambak udang yang sedang bermasalah tersebut.

Itu dikatakan Sukredi saat dikonfirmasi oleh Deteksi Online, Minggu ( 29/7/2019).

“Waallaikum salam Pak  izin lokasi adanya di satu pintu , saya kompensasi dari satu pintu katanya baru ngajukan permohonan belum di survei juga oleh tim dari satu pintu, masalah punya siapa saya juga belum tau karena permohonan izinya ke satu pintu Bangka Barat”, ungkapnya, melalui pesan whats app.

Saat disinggung status lahan diduga masuk kawasan hutan, Sukredi berkilah berdasarkan informasi berita dari satu pintu  bukan kawasan hutang lindung, namun nanti tim dari satu pintu akan turun survai lokasi  baru kita jelas  hutan lindung apa bukan”, katanya lagi.

Terkait kepemilikan tambak udang yang diduga milik TL ( salah satu keluarga pejabat teras di Babar), Sukredi belum mengetahuinya karena belum melihat proses per izinan yang diajukan ke Satu Pintu Kabupaten Bangka Barat.

” sampai saat ini saya belum tau pak itu punya siapa, nanti ditanya ke satu pintu yang membuat permohonannya siapa, saya juga belum lihat dari satu pintu”, kilahnya.

Sementara itu Adi Sucipto Wakil Ketua Komisi II DPRD Bangka Barat katakan Tambak Udang yang diduga milik JL warga Desa Simpang Teritip di Desa Rambat Kecamatan Simpang Teritip yang didatangi dewan komisi II Kamis (25/7/2019) lalu memang belum memiliki izin dari pihak berwenang, itu berdasarkan keterangan dari Kepala Dinas Perizinan Satu Pintu dan DKP Babar.

“Berdasarkan keterangan dari Kepala Dinas Perizinan satu Pintu dan DKP Babar memang belum ada izin nya Pak”, ungkap Adi Cipto dari partai PAN, Saptu ( 27/7/2019) melalui pesan Whats App kepada Deteksi Online.

Anggota dewan babar dari partai PAN ini juga singgung terkait data tambak udang tersebut  sesuai dengan beberapa berita yang dimuat di media lokal kemarin.

“Data sesuai dengan berita yang sudah dimuat di beberapa media kemaren”, ungkapnya lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!