Close

PANGKALPINANG, DETEKSIONLINE.COM-, Advokat Jailani Hasyim dari Kantor advokat dan Wajib Jailani Hasyim dan Rekan yang diupayakan dalam bidang pengembangan lahan PT Sawindo Kencana seluas 600 Hektar di Desa Waringin, Puding Besar, Bangka ke Direktorat Krimsus Polda Bangka Belitung, katanya (15 / 7).

JIKA Kutil Muncul PADA Leher ATAU Punggung, artinya tubuhmu … JIKA Kutil Muncul PADA Leher ATAU Punggung, artinya tubuhmu …
Pengaduan ini diberikan secara khusus oleh Jailani Yang dikirim ke Kapolda Bangka Belitung c / q Dirkrimsus Polda Bangka Belitung.

“Sebagai wakilku, melaporkan ini semua mewakili warga masyarakat. Subaryan dan kawan-kawan selaku masyarakat Desa Waringin,” kata Jailani kepada harian ini, kemarin.

Sementara itu, Kasubdit Krimsus AKBP Siswantoro membenarkan laporan tersebut. Menurutnya masih bersifat pengaduan.

“Sudah kita terima pengaduanya. Saat ini sedang kita bicarakan dan lidik, ”tukasnya dihadiri setiap hari melalui telepon.

Polda Diminta Usut
Dikatakan Jailani, melaporkan ini mencakup dugaan PT Sawindo Kencana seluas 600 Hektar yang terdiri dari 2 sertifikat HGU hingga saat ini tidak memiliki IUP dan IUP-B. “Oleh karena itu karena tidak memiliki IUP serta IUP-B sementara pihak perusahaan telah menikmati lebih dari 25 tahun, maka kami mohon sebagai mana laporan kami untuk Polda Bangka Belitung untuk ditindaklanjuti, silakan lanjutkan dengan mencari tahu hukum tentang tumpuk ke atas,” ucap Jailani seperti yang tertuang dalam laporan surat tertanggal 12 Juli 2019.

Dikatakannya, walau pihak PT Sawindo Kencana sendiri telah menerima surat persetujuan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemerintah Provinsi Bangka Belitung pada 11 Mei 2018 nomor 500/63 / Perkebunan / DPMPTSP / 2018 tentang perubahan luas lahan PT Sawindo Kencana, sesuai kebutuhan. hukum pertentangan dengan Permentan nomor 98 tahun 2013 pasal 57 ayat (1) dan ayat (3).

“Harus dipahami bahwa Pemprov Bangka Belitung telah melakukan kesalahan. Sawana Kencana di tanah ini saat ini sudah mau direfleksikan (pemusnahan tanaman lama karena tak ada lagi guna guna penyelamatan baru), ”ungkapnya.

Ahli listrik Indonesia menemukan cara membayar tagihan listrik 3 kali lipat! Ahli tulang 107 tahun: Jika sendi & lututmu terasa sakit, …
Mestinya jika pihak PT Sawindo Kencana perlu membuat perjanjian pada awal tahun 2015 saat Permentan nomor 98 tahun 2013 dikeluarkan. “Yakni paling lambat 1 tahun sudah ngurus IUP-nya, tetapi faktanya tidak sampai saat ini,” katanya.

Dari fakta berikut selanjutnyanya dia meminta agar Polda untuk segera melakukan pemanggilan serta menerima pihak yang terkait. “Begitu juga dengan kami semua siap untuk dipanggi dan dimintakan keterangan terhadap apa yang kami laporkan semua ini. Kami juga meminta Polda Bangka Belitung meminta pihak PT Sawindo Kencana untuk tidak melakukan kegiatan sebelum melakukan refleksi terhadap lahan tersebut, ”desak meminta senior itu.

Atas fakta yang ditambahkan tersebut ditambahkan Jailani, itu dikembalikanan kuat yang terjadi pihak PT Sawindo Kencana telah melakukan tindak kejahatan perkebunan. Polda Bangka Belitung yang dapat dipertanyakan dan didukung oleh semua orang. “Kasus seperti ini nampaknya baru kita yang membongkar. Namun sebetulnya Pemerintah Provinsi juga melalui penyidik ​​PPN di Dinas Pertanian dan Perkebunan juga dapat melakukan penyidikan atas semua ini, ”tandasnya. (Vina ria).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!