by

Polisi Tilang Pelanggar Rambu dan Kendaraan Tanpa TNKB

 

Bahayakan Diri dan orang lain : Langgar rambu larangan putar balik dan motor baru tanpa dilengkapi TNKB dan STNK diamankan polisi Rabu (3/7)di Jl.Pahlawan.

 

SIDOARJO,DETEKSIONLINE.COM- Tekan kecelakaan dan membahayakan pengendara lain,puluhan pengendara motor yang nekat  melanggar rambu larangan putar balik diberi tindakan tegas berupa tilang oleh anggota Satlantas Polresta Sidoarjo Rabu (3/7). Hal ini terlihat didepan mall Ramayana Sidoarjo jalan Pahlawan.

Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Fahrian Saleh Siregar kepada wartawan Rabu (3/7) mengatakan,setiap pelanggaran yang dilakukan pengendara,seperti halnya putar balik di depan mall Ramayana Sidoarjo adalah salah.Karena sudah jelas ada rambu larangan putar balik di jl.Pahlawan.

Fahrian menambahkan semua pelanggaran apapun bentuknya akan kita tindak tegas dengan tilang.Karena pelanggaran faktor utama terjadinya kecelakaan lalu lintas. “Untuk kendaraan baru yang belum ada suratnya hendaknya masyarakat jangan dipergunakan untuk operasioanal.Itu semua menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,semisal terjadi kecelakaan dan kehilangan itupun dealer sudah mengetahuinya dan masyarakat yang memang kurang paham,” pungkas Fahrian.

Baini (27) pengendara motor honda beat yang nampak tidak ada TNKB (plat nomor)mengatakan, kecewa dan terkejut ketika dihentikan polisi. “Harusnya kan diberi peringatan minimal.Memang saya mengakui salah dalam pengendarai kendaraan baru karena saya tidak tahu,sebab dealer tidak memberitahukan sambil menyebutkan nama dealer depan Ramayana,” ujarnya. “Setahu saya surat dari dealer itu pengganti untuk jalan,” tambahnya lagi.

Baini berharap semestinya dikasih peringatan lah minimal kata warga Sidoarjo tersebut mengeluh kepada wartawan

Sementara pelanggar  lainnya Devi pemilik kendaraan Honda Vario nopol AG 3878 UW mengakui ya mas saya tahu kesalahan saya,kata Devi saat dihentikan anggota Satlantas Polresta Sidoarjo, disitu ada rambu larangan putar balik depan Ramayana jl Pahlawan.

Anggota BM Aiptu Hartono kepada media ini menambahkan ,hal ini biar masyarakat sadar kalau mengendarai kendaraan baru tanpa ada surat keterangan dari samsat maupun STNK itu salah.Pelanggaran itu bisa fatal apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,seperti kehilangan ataupun kecelakaan karena berhubungan dengan klaim asuransi nantinya,ujar angggota yang dituakan tersebut singkat.(wan)

632 total views, 1 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed