by

MA Asyafi’iyah Wisuda ke XVIII,Tahun 2019 dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi

 

H.Ali Mustajib : Tingkatkan ilmu ,baik ke perguruan tinggi negeri, swasta maupun dunia pesantren sehingga betul-betul menjadi ahli agama yang mantep dan mateng

SIDOARJO,DETEKSIONLINE.COM — Bentuk penghargaan dan keberhasilan dunia pendidikan Islam terlihat pada Madrasah Aliyah Asyafi’iyah dan Diniyah pondok pesantren yang seratus persen lulus.Hal ini dengan telah diwisudanya siswa-siswi sebanyak 55 wisudawan dan wisudawati Minggu(30/6)di Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPIi) Komplek Pasar Wisata ,Kedensari,Tanggulangin.

Diawal acara Drs.KH.Fahrudin dalam tausiahnya berharap putra  putri orang tua yang ada di pondok pesantren maupun Madrasah tidak perlu khwatir.Karena  pendidikan di Indonesia khususnya lulusan pesantren saat ini betul-betul diperhatikan melalui santri berprestasi mulai klas 1-3 Madrasah Aliyah maupun Diniyah.

Wisuda ke XVIII 2019 Madrasah Aliyah As Syafi’iyah dan penyerahan ijazah Minggu (30/6) di Aula bpipi Pasar wisata ,Kedensari Tanggulangin

Kepada wartawan  KH Fahrudin menegaskan keberhasilan pesantren tidak bisa ditutupi dengan banyaknya prestasi siswa-siswinya (santri-santrinya).Berharap anak pondok bisa mengamalkan ilmu pesantrennya karena mereka punya kelebihan ilmu agama kedepannya, tutur Kyai.Fahrudin yang juga pengasuh pondok Asyafi’iyah tersebut.

Kepala Madrasah Aliyah As Syafi’iyah H.Ali Mustajib,M.Pd kepada wartawan Minggu (30/6)disela kegiatan mengatakan semoga paska diwisuda mereka bisa meningkatkan ilmunya,baik ke perguruan tinggi negeri, swasta maupun dunia pesantren lagi sehingga betul-betul menjadi ahli agama yang mantep dan mateng.

Dengan menghafal Al Quran bisa menjadi pengajar,  karena guru Al Quran di Sidoarjo masih kurang.Mereka bisa nyambi kuliah,kerja dengan mengamalkan ke masyarakat dan menjadi ahli agama yang sesungguhnya.

“Untuk orang tua (wali)murid setelah kami kembalikan mereka,ya tetap tanggung jawab untuk mengawasinya(putra-putrinya)agar betul-betul istiqomah mengamalkan dan mengajarkan ilmunya,” pungkas Ali Mustajib.

Dan tak lupa kepada bapak, ibu wali murid yang telah mempercayakan kepada kami atas anak-anaknya ini bentuk sinergi,tutup kepala Madrasah Aliyah As Syafi’iyah tersebut.

Nur Mahmudah M.Pd Ketua panitia,sekaligus sebagai waka kurikulum madrasah menambahkan,dengan adanya wisuda ini adalah bentuk pengukuhan pada siswa yang telah tuntas dalam menempuh pendidikan di Madrasah Aliyah dan diniyah pondok pesantren As-Syafi’iyah Wates,Kedensari Tanggulangin

“Dengan wisuda ini diharapkan siswa-siswa bisa mengamalkan ilmunya dan menambah pengetahuan mereka lebih luas dan lebih dalam,”ujar Mahmudah.

Bu Nur Mahmudah menegaskan, dalam wisuda 55 siswa-siswi juga diberikan penghargaan siswa berprestasi, kami memiliki harapan anak-anak tidak berhenti sampai sini tapi juga harus berjuang menghadapi tantangan zaman,ini adalah langkah awal bagi mereka untuk menghadapi dunia yang sebenarnya untuk berjuang lebih giat lagi demi menggapai cita cita mereka serta  bisa menjadi contoh di masyarakat dengan akhlakul karimah,karena madrasah mencetak generasi berkualitas,intelektual yang berakhlakul karimah.

Sementara Nana Agustiyan ayah dari Wisudawati Lula Diva Safira kepada wartawan mengatakan,sebelumnya saya ucapkan terima kasih sebesarnya,yang mana atas wisuda ini, putri saya yang selama tiga tahun menimbah ilmu pendidikan formal dan agama disini telah usai.”Dan semoga ilmu yang didapat baik putri saya maupun semua alumni MA Asyafi’iyah bisa berguna dan bermanfaat untuk kehidupan di masyarakat,” ucap Nana.(wan)

86 total views, 3 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed