Close

PANGKALPINANG, DETEKSIONLINE.COM – Direktur PT Banka Tins Industry (BTI), berinisial Wan, dikabarkan menyandang status tersangka oleh penyidik ​​Sub Direktorat IV Tindak Pidana Tertentu, Direktorat Kriminal Khusus Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Penetapan Bos PT BTI sebagai tersangka penanganan buntut dari diamankannya dua kontener timah balok yang disetujui tidak dilengkapi dokumen saat berada di gudang PT BGR Ketapang, Pangkalpinang pada awal bulan Juni 2019.

informasi didapat selain informasi informasi informasi informasi informasi informasi informasi informasi informasi menetapkan menetapkan menetapkan Subdit IV Tipiter didampinggi Jaksa Kejati Babel sebelumnya telah dilengkapi garis polisi pada dua kontener yang disetujui.

Sementara Direktur Kriminal Khusus Polda Babel melalui Kasubdit IV Tipiter Kompol Siswantoro, ketika membahas tentang peristiwa yang terjadi. Menurutnya saat ini, kasus dua kontener timah balok masih dalam proses dan berkas perkaranya telah masuk pada tahap penyidikan.

“Iya, berkasnya sudah Tahap I,” ujar Kompol Siswantoro di Gedung Direktorat Kriminal Khusus, Senin (10/6/2019) siang.

Lebih lanjut ditegaskan Siswantoro, tersangka dibutuhkan pasal 159 UU RI nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara, lantaran dokumen kurang lengkap.

“Pasalnya 159 Undang-undang Minerba, dokumennya tidak lengkap,” tegasnya.

Redaksi Radar Bangka dan Kabar Bangka masih meminta izin dari pihak PT BTI terkait peristiwa tersebut. (Vinna / sumber radar bka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!