Close
PANGKALPINANG, DETEKSIONLINE. COM-Tidak jelasnya asal usul Zirkon, Elmanit, Monazit atau pun asal lain dari timah, membuat Wakil Ketua DPRD Babel Dedy Yulianto (DY) meminta penegakan hukum berikutnya Polda Kepulauan Bangka Belitung untuk mendapatkan asal usul Zirkon, Elmanit, Monazit sebelum Zirkon, Elmanit, Monazitransfer Pulau Bangka oleh pemegang IUP.

Menurut DY, tidak ada larangan untuk perusahaan pemegang IUP Zirkon untuk pengiriman ke Pulau, apakah itu ke Kalimantan atau ke Surabaya, hanya pengiriman barang ke bijih yang harus sesuai dengan aturan yang jelas, dari mana asal usul Zirkon itu, dapat benar dari IUP yang legal bukan dari pengumpul di kawasan Selindung Pangkalpinang atau tempat lain.

Hal itu meminta DY ke deteksionline.com di Kediamannya di Sungailiat Bangka, Saptu (15/6) sakit.
Menurut DY, “kasus Antoni Bos Zirkon sudah menjadi perhatian masyarakat di kepulauan Bangka Belitung, di mana dalam persidangan kasus Antoni itu, terungkap di dalam persidangan asal usul barang yang dikirim dari bijih besi atau biasa disebut Zirkon bukan dari IUP yang didapat, bisa dilihat sebagai oleh pengangkut yang ingin disampaikan oleh IUP yang dipegang Antoni “, kata Dy panggilan akrabnya.
Dedy Yulianto sebutkan juga perusahaan lain yang mengirim Zirkon keluar pulau dengan jumlah pantantis, namun lokasi IUP penambangan Zirkon yang dipunyai itu tidak seperti kegiatan penambangan Zirkon, tetapi perusahaan itu bisa mengirim Zirkon dalam jumlah ton, dari mana asal barangnya
“tempohari ada perusahaan yang mengirim Zirkon kekuar pulau, perusahaan yang punya IUP di Belinyu, menerima nambang Zirkon di Belinyu, namun dilokasi itu tidak ada kegiatan penambangan, anehnya perusahaan itu perlu impor timah Zirkon pergi pulau, kan sangat aneh”, sesal DY lagi.
Selain itu DY juga meminta kepada Pejabat terkait yang memberikan persetujuan baik itu mslah keterangan asal barang zirkon atau penerima pajak,jangan hanya memungut pajak namun asal usul mineral ikutan mesti jelas dari IUP mana di dapat jangan sampai terkesan tutup mata terkait asal usul barang ,kami berharap agar semua pelaku usaha pertambangan di babel apapun komoditinya,mau logam maupun non logam,benar benar sesuai aturan dan perundang undangan,jangan sampai adanya korupsi kebijakan berjamaah tidak menelusuri dari mana asal muasal barang di dapat.
Kemudian Dy juga membahas tentang “kontrak mineral ikutan dalam hal ini pasir zirkon mesti sesuai dengan IUP yang disetujui, bukan membeli dari masyarakat yang tidak memiliki iup zirkon mengatakan wakil ketua DPRD babel yang dikenal vokal, sebagai anggota dewan babel, menerima lagi saya meminta untuk meminta penegak hukum khusus Polda Kepulauan Bangka Belitung untuk membebaskan asal usul mineral ikutan bijih timah yang lain sebelum dikirim keluar pulau oleh perusahaan pemegang IUP “, tutup DY .. (herman saleh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!