Close

Aparat Keamanan dan Satgas Pam,Amankan Bandara Internasional Juanda Terminal 2 (T2) dari aksi demo puluhan pendukung 2 partai dan terror bom di Terminal keberangkatan dan kedatangan domestik Senin (15/4/2019)

SIDOARJO, DETEKSIONLINE.COM : Suasana menegangkan terlihat di bandara Juanda Terminal 2 (T2).Terjadi teror bom dan tindak pidana penyanderaan,bersamaan sebelumnya aksi demo puluhan massa di depan Mako Denpomal Lanudal Juanda berhasil dihalau dan digagalkan Satgas Pam Juanda bersama satuan samping dalam simulasi pertahanan pangkalan udara Juanda me jelang pemilu 2019.Kegiatan melibatkan dua unit mobil Damkar milik Angkasa Pura dan 1 unit Barakuda milik Pasmar 2.

Komandan Pangkalan Udara Angkatan Laut Juanda Kolonel Laut (P) Bayu Alisyahbana kepada deteksi Senin (15/4/2019) menyampaikan,kegiatan ini Start nya disini,intinya bahwa bisa di katakan  ini puncaknya Lanudal Juanda.Latihan.dengan melibatkan satuan- satuan samping semua unsur mendukung.Dari satuan bandara  militer yang di sekitar kita.


“Tujuannya yang utama untuk melatih kemampuan khususnya personil Lanudal Juanda sebagai penanggung jawab keamanan obyek vital nasional bandara Juanda. Di bantu oleh satuan-satuan terkait instansi samping.Terlebih kita latihan dengan simulasi menjelang pemilu antisipasi terjadi kerusuhan atau beberapa keadaan darurat yang terjadi di area bandara terminal 2,” tutur perwira dengan tiga melati dipundak tersebut.

Bayu memaparkan,sebelumnya ada pergerakan massa yang mencoba untuk masuk area pablik ini,namun kita bisa menghalang-halangi.Kemudian juga ada pembakaran kendaraan roda empat sebagai protes dari masa yang bertindak melawan aparat,juga di area dalam terminal ini sendiri tadi terjadi penyanderaan, kemudian ada orang yang melanggar hukum untuk lebih mengacaukan suasana. “Namun alhamdulilah dapat kita atasi dengan aman,” papar Bayu.

‘’Kita selalu siap setiap saat, jadi satuan terkait penanggulangan aksi terror di bandara akan siap setiap saat,oleh karena itu sebagai antisipasi terror dibandara, ” tegas Danlanudal .

Sementara salah satu penumpang maskapai penerbangan Air Asia Setiyo penumpang  dari Jakarta yerswbut sangat terkejut melihat banyak aparat keamanan dengan senjata lengkap dan adanya unit K9 Denpomal Juanda.Dirinya kepada Amunisi di lokasi bandara mengatakan kita mengharapkan aparat keamanan harus siaga(standbay).Ada dua prespektif yang bisa kita lihat.

“Sistem pertahanan keamanan kita kan harus siaga 24 jam tidak mungkin tanpa sebuah pelatihan,jadi selalu dalam keadaan standbay. Saya apresiatif sekali dengan yang dilakukan aparat keamanan Juanda dan Pertahanan Keamanan kita khususnya di obyek vital bandara internasional Juanda ini dengan simulasi penanganan aksi penyanderaan dan terror bom yang meresahkan penumpang,” ucap Setiyo.

Bersamaan Mayor Ferri menambahkan,dalam simulasi ini melibatkan personil dari jajaran Lanudal sendiri,dari satgas pam bandara,darin angkatan laut,dari marinir,dari 1 regu Satkopaska Koamarda II.

“Kita juga melibatkan avsek bandara Juanda,dan KKP serta ARFF Juanda.Denpomal sudah pasti karena itu sudah bagian dari wilayah Juanda.Unit K9 melibatkan 2 satwa,satu spesialis pelacakan dan yang satu bagian spesialis pengejaran.Serta 1peleton Pasmar 2,tutup Ferry selaku pasi Opster bandara Juanda dalam hal ini sebagai pengawas dan pengendali latihan,” tutupnya.(wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!