Close

PANGKALPINANG,DETEKSIONLINE.COM-Sangat tidak masuk dalam akal sehat, seorang Bos Zirkon yang disangkakan melanggar Pasal 158 atau Pasal 161 UU No. 4 tahun 2009 tentang Pertambangan dan Minerba atas kepemilikan ilegal ribuan ton mineral ikutan jenis zirkon, monozaite dan elemenite, hanya dihukum oleh Hakim Corry Oktarina SH Mhum 5 bulan penjara. Padahal ancaman hukumannya 10 tahun penjara.

Dalam putusan sidang perkara mineral tambang tersebut Hakim hanya memutuskan pimpinan PT Indorec Sejahtera (Antoni) divonis kurungan 5 ( lima)  Bulan penjara , denda 15 juta serta sanksi subsider 3 (tiga ) bulan kurungan penjara apabila denda tidak dibayar.

Putusan sidang tersebut justru lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) asal Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung (Kejati Babel) Hidayati SH yakni tuntutan 6 (enam) bulan kurungan penjara, denda Rp 5 juta dan sanksi subsider 3 (tiga) bulan kurungan penjara.

 

Putusan vonis tersebut berdasarkan hasil sidang majelis hakim Pengadilan Negeri Pangkalpinang Kelas IB yang menjadi ketua Corry Oktarina SH MH selaku pimpinan sidang bersama dua orang anggota majelis hakim lainnya, Iwan Gunawan SH MH & Hotma EP Sipahutar SH MH diruang Tirta PN Pangkalpinang.

“Apakah saudara terdakwa ( Antoni — red)  menerima putusan tersebut atau pikir-pikir,” kata Corry Oktarina SH MH selaku pimpinan sidang.

Mendengar pertanyaan ketua majelis hakim saat itu, terdakwa (Antoni) terlihat tanpa didampingi pengacaranya seketika cuma diam sejenak sambil menundukan kepalanya di hadapan majelis hakim yang menyidang perkaranya saat itu.

“Saya pikir-pikir dulu,” jawab Antoni singkat di hadapan majelis hakim.

Dalam berkas perkara  Antoni yang dibacakan sebelumnya oleh seorang majelis hakim lainnya, Hotma EP Sipahutar SH MH. Terdakwa (Antoni) selaku Direktur perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan pemurnian mineral tambang (PT Indorec Sejahtera) atau selaku pihak yang paling bertanggung jawab dinilai melanggar peraturan atau perundang-undangan yang berlaku lantaran kegiatan perusaan itu antara lain tidak memiliki ijin resmi penampunangan mineral tambang.

Setelah itu , ketua majelis hakim Corry Oktarina SH MH seketika langsung menutup persidangan.

Diketahui seelumnya, Antoni Bos Zirkon ilegal tersebut ditangkap oleh Ditreskrimsus Polda Babel pada penggerebekan di bulan September 2018 lalu ..( vinna)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!