Close

PANGKALPINANG,DETEKSIONLINE.COM-Rencana Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang akan membangun saluran udara tegangan tinggi (SUTET) melewati kawasan pariwisata Pantai Pasir padi mendapat penolakan dari masyarakat penggiat pariwisata dan masyarakat disekitar kawasan wisata Pantai Pasir padi

Tidak hanya itu saja pihak PT. PLN Babel berdasarkan informasi dari masyarakat sudah membebaskan lahan dibelakang kantor Gubernur Babel yang direncanakan akan dibangun gardu induk dari SUTET tersebut.

Kabarnya lahan tersebut sudah dibayar mahal oleh perusahaan plat merah tersebut. Mirisnya hal itu diduga melanggar Perda RTRW kota Pangkalpinang yang menetapkan Kecamatan Gabek sebagai gardu induk.

 

Berdasarkan peraturan daerah kota Pangkalpinang nomor 1 tahun 2012 tentang rencana tata ruang wilayah kota Pangkalpinang tahun 2011-2030. Pemerintah kota Pangkalpinang sudah menetapkan kawasan pariwisata dalam pasal 58 ayat 2. Kawasan pariwisata alam sebagaimana dimaksud dalam ayat(1) huruf a terdiri atas Pantai Pasir padi dan Tanjung Bunga di kecamatan Bukit Intan.

Sedangkan pasal 46 ayat 2 dalam peraturan daerah kota Pangkalpinang menyebutkan, rencana pengelola dan pembangunan jalur hijau,sungai,pantai dan SUTT dilakukan dengan cara penyediaan ruang interaksi masyarakat sekitar lokasi, kecuali jalur hijau KKOP.

Dalam perda tersebut, pemkot Pangkalpinang sudah mengatur rencana sistem prasarana energi kelisteikan dalam pasal 22 ayat 4. Rencana jaringan transmisi tenaga listrik sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 huruf b terdiri atas a. Gardu Induk di kecamatan Gabek. Selanjutnya huruf C, jaringan tegangan tinggi diataa 20 KV dari pembangkit listeik gardu induk melakui SUTET maupun saluaran kabel tegangan tinggi.

Dengan adanya rencana pembangunan SUTT yang melintas kawasan pariwisata kota Pangkalpinang khusunya Pantai Pasir padi,akan menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat dilokasi tersebut karena tidak ada investor yang akan membangun didaerah pariwisata tersebut karena pengaruh radiasi dari SUTT yang sangat membahayakan keselamatan masyarakat

Tidak hanya itu saja, rencana pembangunan gardu induk PLN di belakang kantor Gubernur Babel diduga sudah melanggar peraturan daerah RTRW kota Pangkalpinang yang menetapkan kecamatan Gabek sebagai gardu induk.

Salah satu akun facebook Ferry Firdaus tanggal 30 maret 2019 mengatakan kami atas nama Karang Taruna tingkat kecamatan Bukit Intan dan Karang Taruna kelurahan Tamberan bersama masyarakat menolak rencana pembangunan jaringan SUTT/ Sutet disepanjang Pantai Pasir padi kota Pangkalpinang. Hal ini sontak mendapatkan dukungan dari masyarakat yang ramai menolak pembangunan SUTT tersebut

“Kami menolak rencana pembangunan jaringan SUTT /Sutet disepanjang Pantai Pasir padi kota Pangkalpinang,” tegasnya.

Wartawan media ini juga mencoba menghubungi Walikota dan Kepala dinas Pariwisata kota Pangkalpinang melalui pesan WA untuk mendapatkan klarifikasi tentang permasalahan rencana pembangunan jaringan SUTT yang melintasi kawasan pariwisata Pantai Pasir padi kota Pangkalpinang namun hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban dari keduanya, Minggu, (7/4).

Sedangkan kepala Badan pertanahan nasional(BPN) kota Pangkalpinang juga belum bisa memberikan informasi lebih jelas terkait lahan dibelakang kantor Gubernur Babel yang direncanakan akan dibangun gardu induk SUTT tersebut apakah sudah memiliki sertifikat hak milik ataukah belum.

“Mungkin tanahnya sudah ada sertifikat dan melalui jual beli, kalau untuk lebih jelasnya besok, Senin (7/4) akan di cek ke kantor,” ungkap Isnu Baladipa melalui pesan WA nya, Minggu (7/4).

Hingga berita ini diturunkan pihak PT PLN Babel juga belum memberikan jawaban konfirmasi wartawan media ini  terkait pembangunan SUTT yang melintas kawasan pariwisata Pantai Pasir padi yang saat ini mendapat  penolakan dari masyarakat dan rencana pembangunan gardu induk dibelakang kantor Gubernur Babel tidak sesuai dengan perda RTRW kota Pangkalpinang..(Vinna)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!