Close

SUNGAILIAT,DETEKSIONLINE.COM- Terpantau, Rabu (3/4) lebih kurang ada 100 unit Tambang Timah Rajuk ilegal sedang beraktivitas dikawasan daerah aliran sungai ( DAS) Desa Bulit Layang, kecamatan Bakam, kabupaten Bangka.

 

Lokasi tambang timah rajuk ilegal itu didalam kawasan sungai, diperbatasan Desa Bukit Layang kecamatan Bakam dengan Desa Pugul kecamatan Riau Silip kabupaten Bangka.

Keberadaan Tambang-tambang timah rajuk itu selain ilegal, juga sudah meresahkan nelayan udang di Desa Bukit Layang. Hal itu dikatakan Tami (48) warga Desa Bukit Layang yang sehari harinya bekerja sebagai Nelayan. Tami mengeluhkan, sejak maraknya tambang-tambang timah rajuk yang beraktivitas didalam sungai tersebut, menyebabkan sudah susah untuk menjaring udang, karena air limbah dari aktivitas tambang itu mencemari sungai, air sungai menjadi pekat dan kita agak susah melihat kedalam sungai karena pekat dan keruh.

“Akibat tambang-tambang itu air sungai menjadi pekat dan keruh, kami sebagai nelayan susah sekali menjaring udang”, keluh Tami.

Tami juga mengatakan, semenjak banyak tambang di dalam sungai, buaya pada naik ke atas permukaan air sungai, karena sungai Nukit Layang itu adalah paling banyak buayanya.

” sekarang buaya pada naik kepermukaan sungai karena mereka kesal habitatnya tercemari oleh limbah tambang, belum lagi kita menjadi takut turun menjaring udang karena air pekat, bisa-bisa kita diterkam buaya”, kata Tami lagi.

Sementara itu Kasat Polair Polres Bangka AKP Elpiadi sampai saat ini belum memberikan penjelasan apapun terkait keberadaan tambang-tambang timah rajuk ilegal tersebut, pesan melalui whats app yang dikirimkan oleh Deteksi Online pada Kamis malam (4/4) belum dijawab olehnya walaupun sempat dibaca..( herman)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!