Close

PANGKALPINANG, DETEKSIONLINE.COM-Penyidik Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor ) Polda Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ) terus mendalami kasus proyek pembangunan rumah layak huni pasca banjir di kecamatan Gantung kabupaten Belitung Timur ( Beltim ) provinsi Bangka Belitung.

Sejumlah pihak yang berkaitan dengan proyek itu sudah dimintai keterangan serta semua dokumen yang berkaitan sudah disita guna dilakukan klarifikasi oleh penyidik Tipikor Polda Babel.

Termasuk pihak Pokja yang melakukan pelelangan proyek yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 4 milyar lebih itu juga tak luput dari pemeriksaan penyidik Tipikor Polda.

“Tiga orang dari Pokja telah kita lakukan pemetiksaan klarifikasi” ujar Kasubdit III Tipikor Polda Babel AKBP Slamet, di ruang kerjanya Gedung Direskrimsus Polda Babel, Jum’at ( 22/3/2019 ) kepada wartawan.

AKBP Slamet katakan saat ini pihaknya terus melakukan klarifikasi serta masih mengumpulkan dokumen terkait proyek itu sebab saat ini pihaknya belum mendapatkan semua dokumen “ Kita masih mengumpulkan dokumen – dokumen pendukungnya” papar AKBP Slamet.

Disinggung mengenai Kadis PUPR dan PPTK proyek itu apakah sudah di panggil untuk klarifikasi, Kasubdit mengatakan hingga saat ini belum dilakukan pemanggilan terhadap Kadis maupun PPTK nya

“Pengguna anggaran ( PA ) belum dilakukan klarifikasi akan tetapi setelah dokumen kita oeroleh dengan lengkap kita akan lakujan klarifikasi terhadap Pejabat Pelaksana Tehnis Kegiatan ( PPTK ) tegas AKBP Slamet kepada wartawan.

Dari laporan masyarakat proyek itu di subcont dari PT Sumber Alam Sejahtera ( PT SAS ) ke pihak lain sehingga mengalami keterlambatan pada saat membangun bahkan pihak PT SASmemvayar denda keterlambatan selama 38 hari, tidak hanya itu masyarakat juga menilai pekerjaan bangunan kuat dugaan dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikas

Diketahui proyek pembangunan 75 unit rumah atau proyek rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana itu dikerjakan oleh PT Sumber Alam Sejahtera ( SAS ) senilai Rp 4 milyar lebih menggunakan anggaran APBD Provinsi Babel tahun anggaran 2018, dari informasi bahwa dalam pekerjaan sempat molor alias tidak selesai dengan tepat waktu..(herman saleh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!