Kawasan Hutan Produksi Lebuk Lesung Belinyu Rusak Berat Dihajar Penambang Liar

SUNGAILIAT, DETEKSIONLINE.COM- Kawasan Hutan Produksi Lebuk Lesung Belinyu, Desa Bentet Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka terpantau dalam keadaan rusak berat dihajar penambang timah liar bersekala besar dan kecil, sehingga menyebabkan kawasan hutan yang dikuasai oleh Inhutani itu berubah menjadi kawasan Padang Pasir dan Kulong-Kulong bekas tambang.

Hal itu terpantau oleh Deteksi Online, Kamis (14/3/2019), beberapa alat berat beru0a Eksavator sedang beraktivitas melakukan penambangan.

Salah satu pekerja tambang yang berhasil ditemui dilokasi tambang mengatakan tambang yang sedang beraktivitas ini adalah diduga milik seorang oknum Pengacara berinisial H sambil menunjukkan sebuah papan nama yang tertulis nomor HP dan juga pekerja itu menyebut bahwa tambang itu juga diduga milik oknum calon anggota dewan, cuma pekerja itu tidak menyebutkan siapa nama oknum dari salah satu partai politik.

Sementara itu, Pengacara H saat dikonfirmasi melalui telepon selular membenarkan bahwa tambang itu miliknya dan diakui juga bekerjasama dengan teman.

” iya pak, memang itu tambang saya dan join bersama teman , besok kita ketemu ya pak”, akuinya Kamis (14/3) melalui telepon selular.

Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bubus Panca Belinyu Ruswanda membenarkan kawasan yang ditambang itu adalah Kawasan Hutan Produksi yang dikuasai oleh Inhutani, tetapi bukan untuk ditambang.

” Lokasi itu masuk kawasan hutan produksi,  tetapi pengelolaannya diserahkan kepada Inhutani, yang jelas bukan untuk penambangan. Lebih jelas nanti dikonfirmasi lagi kepada Inhutani”, jelas Ruswanda saat ditemui di Belinyu selepas KPH berpatroli, Kamis siang (14/3).

Diketahui berdasarkan laporan Walhi Babel,  menyebutkan 60% kawasan hutan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah hancur dan dalam keadaan rusak berat, termasuk kawasan hutan Lebuk Lesung Belinyu..(war/man)

Leave a Reply