Close

SUNGAILIAT, DETEKSIONLINE.COM- Ruswanda Kesatuan  Pemangkuan Hutan (KPH) Wilayah Bubus yang ditugaskan untuk mengawasi dan menjaga Kawasan Hutan Lindung dan Kawasan Hutan Produksi dari Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menertibkan tambang-tambang liar yang beraktifitas di Kawasan Hutan Lindung Pantai Matras, Desa Matras Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka, Babel.

“Siap pak, akan kami tindak lanjutkan dan akan kami tertibkan”, tulis Ruswanda saat dikonfirmasi Deteksi Online, Selasa (12/3) melalui pesan Whats App.

Telah diketahui bahwa memang benar Walhi Babel menyebutkan 60% kawasan hutan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah hancur dan rusak berat. Seperti yang terjadi dengan Kawasan Hutan Lindung Pantai Matras Desa Matras Kecamatan Matras Kabupaten Bangka, sudah dalam keadaan rusak berat akibat ditambang oleh penambang liar.

Berdasar laporan Walhi itu, Tim Deteksi Online nengadakan pantauan dibeberapa titik lokasi kerusakan Kawasan Hutan yang terparah yaitu Kawasan Hutan Lindung Pantai Matras Kabupaten Bangka yang disebabkan dengan aktifitas tambang- tambang bersekala besar dan kecil seperti tambang darat dan tambang sistem rajuk yang membabi buta melakukan aktifitasnya tanpa mengindahkan kerusakan kerusakan yang disebabkannya.

Aktifitas tambang-tambang itu terpantau, Senin ( 11/3), beberapa penambang liar dengan sistem Rajuk Tower sedang melakukan aktifitas penambangan, ada juga tambang besar padahal lokasi penambangan hanya berjarak 30 meter dari Sisi Pantai Matras dan juga padahal Papan Plang Kawasan Hutan yang dipasang oleh Dinas Kehutanan yang menandakan itu kawasan hutan tidak jauh dari lokasi penambangan.

Tambang-tambang sistem Rajuk dan berskala besar itu dikoordinir oleh oknum masyarakat, ada yang mengaku dari Desa Matras dan ada juga yang mengaku dari desa Sekitarnya..(kandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!