Sidang Kasus Zirkon, Saksi Ahli: PT Indorec Sejahtra Tidak Mengantongi Ijin

PANGKALPINANG,DETEKSIONLINE.COM – Sidang ke 4 Kasus kepemilikan Zirkon tanpa ijin dengan terdakwa Antoni alias Hon Apriyanto Direktur PT Indorec Sejahtra masih ramai disesaki wartawan untuk memantau perjalanan sidang. Sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Pangkalpinang  pada Senin (11/3) lebih kurang sekitar pukul 15.00 itu menghadirkan Saksi Ahli dari Kementerian ESDM.

Suryono ST , dalam kesaksiannya ,”  membenarkan bahwa PT Indorec Sejahtera dalam kegiatannya tidak ditemukan ada mengantong Ijin. Ijin yang dimaksud adalah Ijin Usaha Penambangan Operasi Pertambangan Khusus (IUP OPK)”, katanya.

Ia jelaskan juga, setiap orang atau badan usaha yang melakukan penambangan, penampungan, pengolahan dan pemurnian bahan mineral tambang, wajib mengantong IUP, terutama harus memiliki IUP OPK,” jelasnya dalam kesaksian tersebut.

Beberapa wartawan memenuhi Ruang Tirta PN Pangkalpinang Bangka Belitung bahkan ada yang diluar ruangan sidang, seperti biasanya Hakim Ketua Qory Oktarina SH berkali-kali mengingatkan awak media agar tidak ribut karena mengganggu jalannya persidangan.

Sebenarnya selain saksi ahli, Jaksa Penuntut umum menghadirkan juga dua orang saksi dari masyarakat penyuplai pasir Tailing yaitu Zikri dan Zaini Hermawan, namun sangat disayangkan kedua saksi itu berhalangan hadir.

Keterangan kedua orang saksi tersebut dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum ,  Hidajati SH. Yang pada pokoknya kedua saksi yang tidak bisa menghadiri persidangan mengakui ,” menjual pasir tailing kepada PT Indorec Sejahtera”, akuinya seperti dibacakan oleh JPU.

Untuk di ketahui sebelumnya , dalam perkara ini terdakwa Antoni alias Hon Apriyanto terancam pidana hukuman 10 tahun penjara dengan denda Rp 10 milyar.

Kendati demikian ,  walaupun terdakwa yang disangkakan melanggar Pasal 158 atau Pasal 161 UU no. 4 tahun 2009 tentang Pertambangan dan Minerba atas kepemilikan ilegal ribuan ton mineral ikutan jenis zirkon, monozaite dan elemenite dalam penggerebekan oleh Ditreskrimsus Polda Babel diSeptember 2018 lalu ,nampaknya terdakwa Antoni tenang-tenang saja didalam persidangan walaupun terdakwa tidak didampingi Penasihat Hukum..(herman)

Leave a Reply