Budiman Terkesan Candi Jolotundo dan Petirthaannya

Keluarga Budiman saat berkunjung ke Candi Jolotundo kecamatan Trawas,Mojokerto Minggu (10/3/2019)

MOJOKERTO, DETEKSIONLINE.COM : –  Bukti sejarah peninggalan Raja Udayana dari Bali diperuntukan bagi Raja Airlangga setelah dinobatkan menjadi Raja Sumedang Kahuripan yakni Candi Jolotundo.

Candi tersebut berada di bukit Bekel, lereng barat Gunung Penanggungan Dukuh Balekambang, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Mojokerto Jawa Timur.Candi ini sampai saat ini masih banyak menarik pengunjung.

Perlu diketahui Petirthaan Jolotundo, ini memiliki sumber mata air kualitasnya terbaik setelah air zam-zam . Tak pelak, masyarakat Mojokerto maupun luar Mojokerto, banyak datang untuk melakukan ritual dan mengambil air dipercaya memiliki banyak khasiat ini.

Di Candi Jolotundo terdapat dua sendang (tempat mandi) berdindingkan batu, di sisi kiri dan sisi kanan.berukuran 2×2 meter.Dan dari didinding keluar air sumber dari lubang di tengah batu mengalir ke beberapa pancuran.

Salah satu pengunjung Budiman (61) warga Sidoarjo yang datang bersama istri,beserta putri dan cucu kembarnya mengatakan,baru pertama kali kesini.

“Suasananya damai,tenang dan nyaman mas.Disini selain kita bisa mengetahui peninggalan raja dari Bali terdahulu,” ucap Budiman Minggu (10/3/2019).

“Selain itu juga mengajak cucu untuk belajar tentang sejarah,khususnya peninggalan di tanah jawa.Karena kita pun jangan sampai untuk melupakan sejarah,”pungkas Budiman.

Sementara Toni penjaga loket tiket masuk Candi Jolotundo (pemandian)mengatakan,kalau hujan begini tidak dapat diprediksi mas.Namun tetap buka sampai malam dan bahkan dua 24 jam.”Cuaca tidak bisa  diprediksi, namun terlihat tetap banyak pengunjung,” kata Toni singkat.(wan)

Leave a Reply