Kementerian ESDM Tetapkan Kawasan Bemban Sebagai Area WPN

  • Share

KOBA,DETEKSIONLINE.COM: Di areal pertambangan Bemban eks KK (Kontrak Karya) PT Kobatin, Desa Nibung, Kecamatan Koba, Bangka Tengah terpantau dalam kondisi memprihatinkan, Selasa (12/02) akibat ulah penambangan timah ilegal yang membabi buta.

Berdasarkan pantauan awak media sore kemarin, Selasa (12/2) di Area eks KK PT Kobatin  seluas hampir 41.000 hektare lebih, kuat dugaan telah terjadi penjarahan cadangan mineral secara masif, terstruktur dan tersistem.

“Perlu diketahui, bahwa di area eks KK Kobatin tersebut sebenarnya merupakan kawasan WPN atau Wilayah Pencadangan Nasional. Tentunya yang dimaksud adalah timah beserta cadangan mineral ikutannya,” ungkap sumber yang diketahui merupakan mantan salah satu Managemer di PT Kobatin, Selasa (12/02).

Sumber yang berpesan agar namanya jangan dimasukan dalam media, juga menjelaskan bahwa sebagai orang yang pernah berkecimpung dalam PT Kobatin. Dirinya mengaku tidak terkejut ketika diberi tahu, bahwa saat ini di area tersebut sudah dipenuhi oleh aktivitas tambang inkonvensional.

“Artinya adalah, setiap yang ingin memanfaatkan lahan itu harus seizin Kementerian ESDM. Walau faktanya sekarang terjadi kerusakan sangat parah. Dimana secara regulasi, sudah sama-sama kita ketahui bahwa kontrak karya (KK) antara Indonesia dan PT Kobatin sudah terminate di tahun 2013 yang lalu,” katanya lagi.

Sebagai informasi, kontrak karya Koba Tin telah berakhir pada tahun 2013. Setelah berakhir, pihak Koba Tin diminta untuk menyelesaikan reklamasi pasca tambang. Sebelumnya, Kobatin sudah memberikan jaminan pasca tambang senilai US$ 1,8 juta.

Sementara itu, salah satu pelaku tambang inkonvensional yang berhasil diwawancarai awak media, sebut saja Samsul. Ia malah berkeluh kesah bahwa selama dirinya melakukan kegiatan penambangan ilegal di kawasan terlarang tadi, justru banyak merugi.

“Waduh pak, sehari cuma dapat 6 kilogram pak, walau sudah pakai 2 excavator dilokasi,” keluhnya. (LH/Man)

 

 569 total views,  2 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *