Close

KARANG ANYAR, DETEKSIONLINE.COM: Anggota MPR/DPR RI Hj Endang Maria Astuti,S.ag,SH,.MH mengelar acara  Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan,Sabtu,(2/2/19) bersama 200 massa terdiri dari forum mahasiswa Karanganyar, pelajar SMU,SMK,MAN serta beberapa tokoh masyarakat.

Para peserta menyambut antusias acara ini karena mereka menilai sosialiasi 4 Pilar  sangat penting untuk memberikan pemahaman sebagi pedoman hidup, dan Pondasi yang kokoh untuk Bangsa Indonesia.

Hj.Endang Maria Astuti menjelaskan Pilar Kebangsaan harus kokoh dan kuat untuk menangkal berbagai bentuk ancaman dan gangguan, baik dari dalam maupun dari luar. “Pilar kebangsaan Indonesia yang berupa belief system harus dapat menjamin terwujudnya ketertiban, keamanan, kenyamanan, keadilan, dan kesejahteraan bagi semua warga negara,”tegas Wanita yang bersahaja kepada Peserta Sosialisai 4 Pilar.

Lebih lanjut ditegaskan, saat ini, anggota MPR tetap fokus untuk terus melakukan sosialisasi empat pilar tersebut yaitu Pancasila sebagai dasar dan idelogi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

“Sekarang, sudah jarang anak-anak yang tahu seputar Pancasila dan UUD 1945 tersebut.Maka terus melakukan kegiatan Sosialisasi kepada.

mahasiswa dan pelajar,” katanya.

Hj Endang berharap, pada acara sosialisasi  NKRI tetap dijaga jangan sampai NKRI dipecah belah. Hal tersebut dikarenakan segala upaya mempertahankan tegaknya kedaulatan NKRI menjadi hak dan kewajiban seluruh masyarakat Indonesia. Pertahanan Negara, menjadi tanggung jawab semua elemen bangsa terutamanya para generasi muda bangsa. Dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara berada dipundak para generasi muda.

Dan untuk pelajaran sejarah bangsa dia berharap,agar masuk dalam kurikulum mata pelajaran,karena pelajaran sejarah ini sangat penting untuk dipelajari dari cerita-cerita masa lalu sejarah bangsa Indonesia. “Kalau pelajaran sejarah ini tidak masuk dalam pelajaran tentunya nilai-nilai sejarah bangsa akan pudar. Nilai-nilai kebangsaan juga tidak kuat,dan nilai-nilai kebudayaan yang mestinya ada perhatian dari pemerintah agar memperkokoh kebudayaan nusantara yang secara otomatis keberagaman bisa menyatukan perbedaan dan agama sebaiknya tidak dijadikan sebagai perbedaan,” jelasnya.

Kalangan mahasiswa mempertanyakan tentang buku Marxisme yang saat ini  banyak dipelajari para mahasiswa, diharapkan tidak mempengaruhi  ideologi  Pancasila yang ada saat ini. “Ideologi Pancasila merupakan nilai-nilai luhur budaya dan religius bangsa Indonesia. Pancasila berkedudukan sebagai dasar negara dan ideologi negara. Jadi, ideologi Pancasila adalah kumpulan nilai-nilai atau norma yang berdasarkan sila-sila Pancasila,” katanya

Fungsi Pancasila, katanya, sebagai Ideologi Negara Menyatukan bangsa Indonesia, memperkokoh dan memelihara kesatuan dan persatuan.Membimbing dan mengarahkan bangsa Indonesia unutk mencapai tujuannya memberikan kemauan untuk memelihara dan mengembangkan identitas bangsa Indonesia Menerangi dan mengawasi keadaan, serta kritis kepada adanya upaya untuk mewujudkan cita-cita yang terkandung di dalam Pancasila sebagai pedoman bagi kehidupan bangsa Indonesia dalam upaya menjaga keutuhan negara dan memperbaiki kehidupan dari bangsa Indonesia. (Budi.Setiawan)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!