Warga Papua Barat Siapkan Deklarasi Dukung Jokowi

SORONG, DETEKSIONLINE.COM:Seluruh komponen masyarakat Papua Barat dalam waktu dekat akan mendeklarasikan dukungan kepada pasangan petahana Jokowi – Ma’ruf Amin untuk terpilih lagi dalam Pilpres pada 2019 mendatang.

Tahap awal, sejumlah tokoh masyarakat, kepala suku, tokoh agama serta tokoh pemuda akan menemui Jokowi untuk bersilaturrahmi.

Juru bicara gerakan masyarakat Papua Barat untuk Jokowi ini,  Edward Yumame kepada pers, Sabtu (12/1/2019) mengatakan bahwa silaturahmi, bertatap muka dan bersalaman dengan  Ir. H. Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia yang telah mengubah wajah dan tatanan baik kultural maupun struktural di tanah Papua Barat adalah impian seluruh masyarakat Papua Barat.

“Tentu tidak semuanya dapat ikut serta. Namun secara institusional kemasyarakatan cukup tergambar dari akumulasi ketokohan entitas yang nama-namanya terlampir dalam permohonan ini secara profesionalisme dan proporsionalisme eksistensinya masing-masing,” jelas Edward Yumame.

Tujuan kegiatan ini, katanya  sebagai ungkapan manifestasi rasa syukur kepada Tuhan dan diiringi ucapan terima kasih yang teramat dalam kepada  Ir. H. Joko Widodo baik sebagai personal leader maupun sebagai Presiden Republik Indonesia yang telah menjadi kteator pembangunan nasional dan meletakkan prioritas pembangunan paradigma baru di tanah Papua Barat, sangat memahami kearifan budaya lokal, mengubah budaya otoritarianisme menjadi jalinan egalitarianisme dan membangun sebuah peradaban bagi prospektifitas masyarakat Papua Barat dimasa mendatang yang penuh harapan dalam peran sertanya yang tidak terpisahkan dari bagian NKRI.

“Tentu sesuatu yang tidak berlebihan bila antusiasme dan responsibilitas masyarakat Papua Barat atas jasa Bapak Ir. H. Joko Widodo selama memimpin di periode pertama ini menjadi euporia dan dukungan totality,”  ucap Edward.

Target kegiatan

Lebih lanjut, Edward Yumame menjelaskan  soal target dari kegiatan yang akan dihadiri oleh ribuan orang terdiri dari kepala suku, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan seluruh lapisan masyarakat bahwa tujuan uramanya adalah mendukung sepenuhnya kepemimpinan  Ir. H. Joko Widodo sebagai Presiden RI.

Mendukung sepenuhnya pencalonan Bapak Ir. H. Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin sebagai Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Republik Indonesia pada Pemilu tahun 2019 mendatang;

Melakukan gerakan deklarasi dukungan kepada Ir.  H. Joko Widodo oleh para tokoh dan Kepala Suku Papua Barat dengan ditambah komponen dan elemen masyarakat Papua Barat, baik pelajar, mahasiswa dan masyarakat Papua Barat yang ada di tanah Jawa dan Bali yang akan berkumpul di Ibukota Jakarta setelah atau sebelum pertemuan silaturahmi dengan Bapak Ir. H. Joko Widodo.

Memberikan suara sepenuhnya dalam Memenangakan  Ir. H. Joko Widodo sebagai Presiden RI periode kedua dalam Pemilu tahun 2019 mendatang.

“Gerakan ini murni aspirasi masyarakat, tanpa ada unsur paksaan dana atau tekanan dari pihak mana pun. Bahkan seluruh biaya transportasi, akomodasi dan lainnya ditanggung sendiri oleh seluruh peserta sebagai ungkapan kecintaan kepada Bapak Ir. H. Joko Widodo,” ujar Edward lagi.

Pada bagian lain keterangannya, Edward menjelaskan masyarakat Papua menyadari tidak lagi hanya berperan sebagai objek-reaktif, tetapi telah menjadi subjek pro-aktif dalam berbagai lini dan substansi kebijakan, maka konsep penyelenggaraan sebuah kegiatan yang konstruktif bagi pembangunan secara transparan dibuka oleh pemerintah yang saat ini tengah bekerja keras membangun seluruh lini dan aspek gerakan pembangunan kepada publik untuk turut berperanserta sesuai dengan kapasitasnya.

Bagkan, ujar dia, elastisitas, fleksibelitas dan keterbukaan pemerintah dalam hal ini dengan penuh kesengajaan (deliberate) melibatkan berbagai segmen masyarakat menjadikan posisi anak bangsa yang kosmopolit menjadi common denominator yang pada proporsinya mengambil andil membangun nilai keindonesiaan ke depan dalam bentuk nuansa pendidikan bangsa (being educated) menjadi multi dimensi; materil dan immateril.

“Untuk itu diperlukan dukungan dari seluruh komponen dan segmen bangsa dalam menyukseskan program kerja besar pemerintah, khususnya pemerintah pusat yang di dalamnya secara dimensional terangkum berbagai nilai dan makna (meaning) serta gerakan pendidikan dan pembangunan anak bangsa dimasa mendatang; nilai-nilai objektifitas, kreatifitas, kedisiplinan dan kecerdasan mental sampai dengan pembangunan karakter bangsa (character building) menuju predikat the ultimate intelligence (puncak kecerdasan) yang meminjam istilah Bapak Presiden dalam berbagai sambutan seremonialnya sebagai tidak hanya bangunan fisik, tetapi Pembangunan Sebuah Peradaban baru, khususnya di tanah Papua Barat. Inilah paradigm baru yang menjadi kreografi implementatif dari Sila Kelima dalam Pancasila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” jelasnya.

Keberhasilan gerakan ini tentu harus didukung oleh berbagai faktor krusial yang menjadi penunjang agar sistem dan mekanisme yang dilaksanakan Pemerintah berjalan sinergik, simultan, masif dan transparan. “Tentu dibutuhkan komunitas yang consern, profesional dan proporsional dalam membantu kesuksesan di level lokal, regional dan nasional ini,” tambahnya.

“Sebagai anak bangsa kami memberikan apresiasi sepenuhnya kepada Pemerintah pusat (baca: Presiden RI) dan lokal yang dengan elegan menampilkan pola Good Government dan Good governance-nya. Semoga ke depan bertambah menjadi Good ‘Corporate’ Governance,” pungkas Edward Yumame.

 

 

 

 

Leave a Reply