Close

KOBA, BABEL, DETEKSIONLINE.COM: Setelah  sempat berhenti pasca penertiban oleh Polres Bangka Tengah. Kini kolong Merbuk dan kolong Kenari Koba kembali digarap TI Rajuk. Sedikitnya ada 20 unit front kembali melakukan aktifitas di  dua kolong tersebut secara ilegal.

“Kolong Merbuk dan Kenari Koba kembali diobrak abrik TI ilegal. Tolong viralkan dan ditindak lajuti, tks,” ungkap Amir via WA messenger, Minggu (7/10).

Menurut Amir.yang merupakan warga setempat,  jika aktifitas penambangan ilegal dengan sistim Rajuk di kolong Merbuk dan Kenari itu sudah berlangsung selama satu bulan terakhir. Namun sayangnya aktifitas tersebut belum tersentuh oleh aparat setempat.

“AktifitasTI Rajuk di kolong Merbuk dan Kenari itu sudah berjalan selama sebulan namun anehnya kok belum tersentuh oleh aparat setempat,” bebernya.

Disinggung soal siapa koordinatornya. Amir menyebutkan jika kordinatornya benama Iswadi.

“Sedangkan timah dari hasil TI ilegal di kolong Merbuk dan Kenari disebut sebut dibeli oleh Bitet dan selanjutnya diduga dijual ke Aon, bos timah Koba,” sebut Amir.

Sementara itu, Aon sendiri saat dikonfirmasi terkait kabar tersebut mengaku tidak mengetahuinya.

“Saya tidak tahu. Saya sekarang lagi di Jakarta. Coba langsung tanyak ke Bitet timahnya dijual ke mana,” kata Aon via telepon seluler, Minggu (7/10).

Terpisah, Kapolsek Koba Akp Andri Eko Setiawan yang dikonfitmasi wartawan melalui pesan WA, hingga saat ini belum bersedia memberikan tanggapannya. (hs)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!