by

Empat PNS Ini Miliki Tanah di RTH Selindung

PANGKALPINANG,BABEL,DETEKSIONLIN.COM:- Ketua LSM Gebrak Babel Suherman Saleh mengatakan bahwa ke Empat (4) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang memiliki Surat Tanah di kawasan RTH Selindung Pangkalpinang itu mesti dijadikan tersangka karena mereka sudah masuk unsur yang merugikan negara.

“Sepantasnyalah mereka dijadikan tersangka oleh penyidik karena mereka ( ke empat pns tersebut), mereka sudah masuk unsur merugikan negara,” katanya, Senin (17/9) di Pangkalpinang.

Dikatakannya juga, proses penetapan tersangka terhadap seseorang adalah hak penyidik, dalam kasus ini penyidik Tipikor Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung, sebagai LSM kita akan dukung sekiranya penyidik Tipikor Kejati Babel menetapkan ke empat PNS itu sebagai tersangka.

“Sekiranya penyidik menetapkan mereka ( ke empat PNS) itu menjadi tersangka dalam kasus RTH Selindung, kita akan dukung,” katanya lagi.

Sebelumnya sudah viral dalam pemberitaan Media di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bahwa ada Empat oknum PNS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang memiliki Surat Tanah di kawasan RTH Kekurahan Selindung Pangkalpinang, dimana salah satunya merupakan pajabat teras di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Ke Empat PNS itu yang diketahui memiliki Surat Tanah di kawasan RTH itu berdasarkan penelusuran surat pernyataan pengakuan penguasaan fisik atas tanah yang dipegang  pihak penyidik dan pelapor LSM AMAK, tertera atas nama Rivai, kelahiran Lampung  4 Juni 1960. Pekerjaan PNS dengan nomor KTP 1971050406600001 beralamat  Bukit Tani Pangkalpinang.

Tertulis dengan jelas dengan mesin ketik manual kalau kepala dinas Pariwisata Babel ini menguasai dan mengusahakan sebidang tanah dan tanam tumbuh (serta bangunan) yang berada di atasnya seluas + 18.228 meter persegi yang terletak di jalan Padat Karya Dalam RT/RW 005/02 Selindung Gabek. Dimana alamat tersebut merupakan kawasan RTH.

Ada  4 nama dalam perbatasan  yang dimuat dalam surat tanah yang bernomor 156/SKPFAT/KFC.GBK/VII/2014  yang ditandatangani lurah Selindung  Efendi dan diketahui oleh camat Gabek Suwito Agus Salim pada 31 Desember 2014.

Terungkap di situ 4 nama masing-masing Ari Primajaya yang berbatasan di  sebelah Timur.  Sebelah Barat Setio Gustiawan,  Selatan Rahardhi Perdana.  Terakhir Teguh Prayitno berbatasan sebelah Utara surat.  Menarikanya lagi, ternyata 4 orang itu disebut-sebut merupakan pegawai negeri sipil di lingkungan Provinsi Bangka Belitung. Tersebut Ari Primajaya merupakan PNS di lingkungan Dinas Pariwisata Bangka Belitung. Rahardhi Perdana merupakan panitera PN Tanjungpandan. Sedangkan  Teguh Prayitno dan Setio Gustiawan   disebut-sebut PNS di lingkungan kantor Wilayah Kemenkumham.

Kasi penyidikan Wilman Ernaldy membenarkan 4 PNS tersebut tertera namanya di dalam surat milik Rivai. Dia katakan minggu depan 4 orang tersebut akan dipanggil dan dimintai keteranganya. “Ya betul itu (ada 4 nama), nanti kita panggil. Kita akan mempertayakan kenapa ada namanya di surat tersebut,” kata Wilman.

Sebetulnya, kata Wilman, Rahardhi Perdana sendiri sudah sempat dipanggil pada Rabu lalu. Tetapi dia mangkir tanpa alasan yang jelas. “Kita sudah panggil tetapi gak datang. Makanya akan kita panggil lagi mereka semuanya,” ujarnya.(jl)

67 total views, 1 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed