Close
JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM – Sedih nian nasib Karnawan (40) dirinya dipecat usai mengabdi selama 18 tahun bekerja di salah satu pengelola Perkantoran Menara Era di Jalan Senen Raya Jakarta Pusat. Pemecatan tersebut dilakukan setelah dirinya mendapat tugas baru selama dua bulan di posisi teknisi setelah sebelumnya menjadi juru parkir.

Karnawan menceritakan Pemecatan terhadap dirinya dilakukan oleh Pengelola Menara Era dikarenakan tak bisa hadir dalam meeting, padahal saat itu posisi dia terjadwal mendapatkan libur.

“Saat libur saya diminta menghadiri meeting. Lalu karena saya tak bisa hadir, saya langsung mendapatkan Surat Peringatan SP 3 dan diberhentikan dari pekerjaan,” jelas karnawan saat ditemui Jumat (3/8).

Perlakukan tak adil terhadap Karnawan tak hanya sampai disitu. Kantor tempatnya bekerja selama 18 tahun itu hanya memberikan pesangon senilai Rp 1,4 juta. Dimana dia menilai uang tersebut tak memenuhi unsur keadilan.

“Anak saya empat dan kerja selama 18 tahun diperusahaan tersebut. Tapi kenapa hanya diberikan pesangon segitu (Rp 1,4 juta),” ujarnya sedih.

Dirinya pun kini tengah berharap kepada Suku Dinas Tenaga Kerja Jakarta Pusat untuk bisa memperjuangan hak-haknya sebagai tenaga kerja yang diatur dalam UU tahun 2002 yang mengatur hak karyawan.

“Saya juga sudah bertemu dengan manajemen kantor mengenai pemecatan dan pemberian pesangon. Namun dua kali pertemuan tidak ada kata mufakat yang dicapai,” bebernya.

Lebih lanjut dia juga mengatakan akan bersurat kepada Gubernur Anies Baswedan perihal kejadian yang menimpa dirinya saat ini. “Saya akan bersurat ke pak Anies agar kasus saya mendapat perhatian,” tutupnya.

Sementara itu manajemen Menara Era yang dimintai konfirmasi perihal pemecatan dan pesangon yang diberikan kepada Karnawan tak memberikan jawaban sama sekali saat dihubungi baik melalui telepon dan pesan singkat. (Budi)

Editor : Yori

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!