Close

 

SUNGAILIAT BABEL, DETEKSIONLINE.COM: Ditemukan adanya dugaan penyalahgunaan disribusi BBM Bersubsidi di PSPDN Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka pada Selasa (17/7/2018) sekira Pukul 14.00 Wib.

Dugaan penyalahgunaan atau penyimpangan distribusi tersebut dilakukan oleh PSPDN (Premium – Solar Packed Dealer Untuk Nelayan) bernomor 29.332.15 yang terletak di desa Rebu Sungailiat.

Terungkapnya penyalahgunaan BBM bersubsidi itu setelah sejumlah awak media melakukan pengamatan terhadap giat pendistribusian BBM jenis solar dan Premium oleh PSPDN bernomor 29.332.15 tersebut.

Dalam pengamatan tersebut terpantau, bbm jenis solar yang di distribusikan dari mobil tangki Pertamina langsung diisi ke jerigen dan diangkut ke beberapa mobil lalu dibawa ke luar lokasi.

Tim pun berhasil mengikuti salah satu mobil pembawa bbm jenis solar tersebut ke arah salah satu toko sembako yang diduga pemiliknya merupakan salah satu koordinator Tambang Isap di pantai Rebo.

Salah satu mobil pick up yang melakukan penghantaran bbm jenis solar ke toko sembako usai mendapatkannya dari PSPDN Rebu belum lama ini.

Temuan adanya penyimpangan pendistribusian bbm jenis solar oleh PSPDN benomor 29. 332.15 di pantai Rebo ini, juga diperkuat oleh keterangan beberapa warga nelayan setempat.

Sebut saja Dody salah satu nelayan desa Rebu, ketika diwawancarai terkait jenis bbm yang digunakan untuk kegiatan melaut. Dikatakannya hampir seratus persen nelayan di pesisir Desa Rebu menggunakan bbm jenis premium.

“Rata rata nelayan Rebu di sini menggunakan kapal atau perahu mesin tempel dengan bbm jenis premium untuk cari ikan di laut. Tidak menggunakan bbm jenis solar,” ungkap Dody di atas kapal tempelnya, Selasa (17/7/2018).

Disinggung soal kesulitan mendapatkan premium. Dia katakan tidak sulit sebab di desa Rebu telah dibangun PSPDN untuk memenuhi kebutuhan para nelayan akan premium.

“Ndak sulit. Soalnya sudah dibangun PSPDN di tempat ini,” akunya.

Soal solar. Dikatakan warga Rebu ini, dirinya tidak terlalu banyak tau.

“Kalau solar, terus terang kami tidak banyak tau siapa yang membelinya dan dijual ke mana saja. Yang jelas di sebelah sana kan banyak TI Tower, yaa paling mungkin penambang itu yang beli,”  tandasnya.

Terpisah, Andre selaku kuasa PSPDN desa Rebu ketika dimintai tanggapannya terkait pendistribusian bbm jenis solar lebih memilih bungkam ketimbang memberikan penjelasannya.

“Nanti ada utusan pak Geri (pemilik PSPDN, red) yang datang untuk memberikan penjelasan. Kalau saya hanya ditugaskan untuk melakukan pengawasan terkait pelayanan dan keamanan PSPDN ini,” ujar Andre yang terkesan menghindar untuk memberikan penjelasan.

Sementara itu Doni Prasetyo selaku Marketing Eksekutif Pertamina ketika dikonfirmasi terkait peruntukan bbm jenis solar bersubsidi. Dia katakan jika bbm jenis solar yang didistribusikan dari pertamina ke PSPDN bernomor 29.332.15 di desa Rebu itu diperuntukan khusus untuk kebutuhan para nelayan yang mencari ikan di laut.

“Bbm jenis solar yang didistribusikan dari Pertamina ke PSPDN di desa Rebu itu bukan untuk kebutuhan penambangan apalagi penambangan ilegal. Akan tetapi didistribusikan untuk kebutuhan para nelayan yang memang digunakan untuk mencari ikan di laut,” ungkap Doni melalui sambungan telepon, Selasa (17/7/2018).

Bila mana kata Doni, PSPDN di desa Rebu terbukti mendistribusikan bbm jenis solar ke para penambang maka pihak pertamina akan memberikan sanksi tegas dengan cara melakukan penyetopan pendistribusian bbm jenis solar ke PSPDN tersebut.

“Kalau memang terbukti PSPDN di desa Rebu itu tidak mendistribusikan bbm jenis solar ke para nelayan pencari ikan di desa Rebu. Maka pihak kita (Pertamina, red) akan menyetop pendistribusian bbm jenis solar ke situ selama satu bulan,” tandas Doni. (man)

Untuk diketahui, pendistribusian bbm jenis solar dari Pertamina ke PSPDN bernomor 29.332.15 di desa Rebu kabarnya setiap dua hari sekali dengan volume 8000 liter dalam setiap kali pendistribusian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!