Polisi Tangkap Pelaku Penyebar Foto Bokep Anak Dibawah Umur 

  • Share

 

DETEKSIONLINE.COM – Pasang foto vulgar anak dibawah umur di Medsos (Loly Candy), tiga pelaku tindak pidana pornografi berhasil diamankan Subdit Cyber Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya. Dari ketiga pelaku berinisial WR, AD dan IW, polisi mengamankan barang bukti satu buah HP Lenovo A706, satu buah simcard, satu buah CPU, satu buah router dan satu buah flashdisk.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan jika ketiga pelaku memiliki peran yang berbeda-beda.

‘’WR yang menggunakan akun Facebook (FB) Williamfernando886 bertugas sebagai penyebar konten porno. Pelaku kami tangkap di Tangerang,’’ ujar Kombes Pol Argo di gedung Polda Metro Jaya, Senin (25/6/2018).

Argo mengungkapkan, jika pelaku AD yang mengunakan akun FB Shintia Sartika Putri memiliki tugas melakukan posting video, ditangkap di Palembang.

‘’Sementara pelaku IW yang menggunakan akun FB Citralestari.lestari bertugas melakukan posting melalui grub FB dan juga grub Whatsapp (WA) diamankan di kawasan Matraman, Jakarta Timur,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Setyo Mulyadi atau yang akrab disapa kak Seto memberikan apresiasi kepada penyidik Polda Metro Jaya yang berhasil mengamankan para pelaku.

‘’Apresiasi untuk pihak Polda Metro Jaya yang telah mengamankan para pelaku. Tapi saya berharap tidak berhenti sampai di sini saja. Karena bisa jadi masih ada pelaku-pelaku lain yang menjadi dalangnya,’’ ucap Setyo Mulyadi.

Hal senada disampaikan pula Ketua Komisi Pelindungan Anak Indonesia (KPAI) Sutanto.

‘’Kami dari KPAI juga mengapresiasi keberhasilan penangkapan ini. Dan kami juga berharap kepada seluruh orangtua agar dapat menjaga anak-anaknya dari penggunaan internet dan juga media sosial,’’ terangnya.

Menurutnya, para pengguna internet dan medsos saat ini banyak dilakukan oleh para remaja.

‘’Pengguna (internet dan medsos) aktif ini kan kebanyakan remaja yang masih SMP dan SMA. Mereka ini yang rentan sekali, sehingga perlu pengawasan,’’ pungkasnya.

Karena aksi nekatnya, para pelaku dijerat dengan Pasal 27 ayat 1 jo Pasal 45 ayat 1 UU RI no 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI no 11/2008 tentang ITE atau Pasal 4 ayat 1 jo Pasal 29 dan atau Pasal 4 Jo Pasal 30 UU RI no 44/2008 tentang pornografi dan atau Pasal 76D jo PAsal 81 dan atau Pasal 76E jo Pasal 82 dan atau Pasal 76I jo Pasal 88 UU no 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun.

 

 2,659 total views,  4 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *