Diduga Aniaya Orangtua, Calon Dokter Spesialis Digarap Polisi

  • Share

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM – Penyidik Polres Jakarta Selatan melakukan pemeriksaan terhadap Adam Selamat Adi Kuasa seorang dokter yang menjalani pendidikan spesialis di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi(Unsrat), Senin(11/6/2018) sekitar pukul 10.00 WIB.Pemeriksaan diduga, atas dugaan penganiyaan Ello Hardiyanto dan Gina yang diketahui adalah orangtua dari Adam.Namun, Adam terkesan menghindar dari wartawan yang mencoba memewancarainya.Ello yang didampingi kuasa hukumnya Dr Ir Albert Kuhon, SH dan Alfon Sitepu, SH melaporkan Adam ke polisi karena dirinya bersama istrinya menerima beberapa kali penganiyaan oleh Adam.Dimana, penganiayaan yang terjadi pada bulan Oktober  2016 silam.

Menurut Ello, perbuatan anak durhaka itu terjadi saat memaksa dirinya membayar cicilan terakhir sewa gedung  pernikahannya yang telah dibayar oleh Ello Rp750 juta.Ello menolak melunasi pembayaran cicilan terakhir sebesar Rp150 juta, karena merasa dihina oleh Inge Rubiyanti(calon mertua Adam).Akibatnya, Adam yang naik pitam sempat akan memukul Ello.

Rupanya, perseteruan itu terjadi pada dua bulan menjelang pernikahan Adam dengan Sasa Clarissa Puteri Wardhana yang diketahui putri dari pasangan Yansen Dicky Suseno dan Inge Rubiyanti.Akibatnya, perbuatan Adam membekas dihati keduaorangtuanya.Apalagi, hal itu terjadi sehari sebelum hari ulang tahun Gina.

Saat itu, Gina mencoba menengahi dan menyadarkan Adam, kalau Ello adalah ayah kandungnya.Namun, Ello menyatakan kalau Ello  bukanlah ayah kandungnya dan Ello hanya menumpang rahim Gina.

Sebelumnya, pertengahan bulan November 2016 silam Ello mendapatkan surat dari kuasa hukum Yansen Dicky Suseno.Didalam surat itu dijelaskan, kalau cicilan sewa gedung yang telah dibayar sekitar Rp170 juta dianggap hangus.Sejak itu, Ello dan Gina tidak pernah dilibatkan  dalam pesiapan pernikahan antara Adam dan Sasa Clarissa Puteri Wardhana.Hal itu terlihat surat undangan yang disebarkan tidak tercantum nama Ello dan Gina selaku orangtua mempelai pria.

Kemudian, resepsi pernikahan yang liput oleh  Redaksi Majalah Indonesia Tatler yang diterbitkan edisi bulan Maret 2017 silam pada halaman 30-34.Didalam pemberitaan, terlihat resepsi pernikahan itu, tampak Ello dan Gina.Namun, kemunculan dianggap salah dan dilaporkan oleh Ello ke Polda Metro Jaya.Pasalnya, Ello dan Gina membantah pemberitaan yang menyebutkan dirinya hadir didalam resepsi pernikahan itu.

Adam sendiri telah memasang, diduga media nasional pada tanggal 27 Mei 2017 lalu, yang berisi kalau Adam sudah tidak mengakui kalau Ello dan Gina adalah orangtua kandung.Padahal,Adam 24 Mei 2017 telah mengirim surat kepada Majalah Indonesia Tatler yang menyatakan kalau Ello dan Gina tidaklah berhak menjadi orangtua kandungnya.Pasalnya, Adam merasa sudah dewasa, dan berhak menentukan sendiri siapa yang pantas menjadi orangtua.

Selama ini, kekerasan psikis yang dilakukan oleh Adam menyebabkan Ello tidak berdaya, dan kehilangan percaya diri serta psikis yang diderita.Bahkan, pertengahan Desember 2016 silam Prof Dr Hanafi Trisnohadi menyebutkan kalau Ello harus dirawat karena depresi yang dialami.

Sementara itu, Albert Pohan, SH dan Alfon Sitepu SH mengatakan,  apa yang dilakukan oleh Adam telah melanggar Pasal 5 junto Pasal 7 Undang-Undang(UU) Nomor 23/2004 tentang penghapusan KDRT.Selain itu, Adam juga melanggar Pasal 335 dan Pasal 356 KUHP serta Pasal 46 UU Nomor 1/1974 tentang Perkawinan. (Sapuji)

 3,053 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *