Terdakwa Kasus SPPD Fiktif DPRD Pangkalpinang Divonis 18 Bulan

terdakwa

PANGKALPINANG. DETEKSIONLINE. COM, Hakim Ketua Sri A Endangningsi dalam siding di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Pangkalpinang, Senin (5/3) membacakan putusan terhadap Budik Wahyudi, terdakwa kasus SPPD Ffktif DPRD Pangkalpinang.

Terdakwa yang divonis 1 tahun 6 bulan itu, melalui kuasa hukumnya masih pikir- pikir apakah menerima putusan tersebut apakah mengajukan banding.

Menurut Hakim, berdasarkan keterangan saksi, terbukti bersalah dalam kasus pencairan surat perintah perjalanan dinas(SPPD) fiktip yang terjadi di Dewan Perwakilan Kota Panglalpinang pada tahun 2017 lalu.

Vonis kurungan tersebut ditambah dengan denda sebesar Rp 50 juta  subsider satu bulan kurungan, hal yang memberatkan perbuatan terdakwa menurut Hakim adalah terdakwa tidak mendukung pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Hal yang meringankan karna selama persidangan terdakwa selalu sopan punya tanggung jawab keluarga dan tidak ikut serta menikmati hasil uang korupsi tersebut.

Diketahui kasus SPPD fiktif mulai bulan Pebruari 2017 debgan menyeret 13 orang anggota dewan yang sampai kini masih berstatus sebagai saksi.  Ketigabelas orang anggota dewan yang menikmati pencairan uang SPPDnya tidak melakukan perjalanan dinas dan sebagian lainya perjalan menghadiri kegiatan sesuai dengan agenda dinas.

“Perbuatan terdakwa terbukti menguntungkan diri orang lain atau menguntungkan tigabelas anggota dewan,” kata majelis Hakim.. (ser)

 

Leave a Reply