Polres Jakpus Tangkap 29 Remaja Yang Terlibat Tawuran

IMG-20180204-WA0001
Kapolres Jakpus Kombes Roma Hutajulu

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM, Polisi Resort Metro Jakarta Pusat menangkap 29 orang yang terlibat tawuran di Jalan Letjen Suprapto Rt07/02, Kemayoran, Jakarta Pusat pada (3/2) dini hari. Dalam insiden tawuran itu menelan korban jiwa sebanyak dua orang yaitu Rifaldi Gian Haryanto kelompok Depok dan M. Riki Fajar kelompok Galur.

 
Kepala Polisi Resort Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Roma Hutajulu mengatakan, aksi tawuran itu dipicu dari dendam kelompok Depok yang bergabung dengan kelompok gang laler family karena satu orang rekannya terluka bacok di punggu bernama Addison Gazia oleh kelompok Galur.

 
“Satu minggu sebelumnya mereka ini tawuran di mana ada sati orang terluka dan kemudian janjian lagi untuk tawuran kemarin,” ujar dia di Mapolres Minggu (4/2).

 
Tawuran kembaki pecah pada (3/2) dini hari, di mana kelompok Galur bergabung dengan kelompok Tangerang diserang oleh kelompok Depok dan Gang Laler Family. Saat kejadian itu Riki dan Rifaldi menjadi korban dikeroyok oleh dengan menggunakan senjata tajam.

 
“Jadi dua kelompok ini ada korban ya. Kami yang mendapatkan laporan hari itu langsung menindak lanjuti dengan olah tempat kejadian perkara. Kami minta anggota untuk sisir lokasi,” ungkap dia.

 
Setelah disisir pihaknya mendapati 1 orang remaja bernama Fery sedang berjalan dengan membawa tas di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat. Pihaknya langsung melakukan penggeledahan dan di dalam tas itu ada empat buah celurit dan 1 buah arit.

 
Dari penangkapam Fery, polisi mendapati 28 tersangka lainnya dan semua digekandang ke Mapolres dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.

 
“Korban RGH dikeroyok oleh 7 orang tiga berhasil kami tangkap berinisial AS, H dan M, empat orang masih kami buru. Sedangkan pengeroyok MRF ada 11 orang berinisial HD, AAS, AS, MDH, RS, A, AR, R, GS, FJ dan yang buron ada dua berinisial BGS dengan BOO,” tuturnya.

 
Dari 29 orang itu, polisi menetapkan 21 orang tersangka termasuk dengan tersangka yang buron. Sedangkan 8 orang lainnya sudah dipulangkan karena tak terbukti ikut menganiaya kedua korban.

 
“Usia mereka rata-rata 15 sampai 17 tahun. Psal yang kamk kenakan yaitu Undang-undang darurat, pasal 80 tentang anak dan undang-undang no. 23 pasal 170 KUHP jo 351 tentang penganiayaan dengan ancaman lima tahun penjara,” tukasnya.

 
Roma mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga anak-anaknya jangan sampai terlibat tawuran. Sebab, polisi bakal menjeratnya dengan hukum pidana jika terbukti terlibat meski masih di bawah umur.[]

Leave a Reply