Polisi Gagalkan Pengiriman Ekstasi Asal Jerman “Pesanan” Pesta Tahun Baru

IMG-20171227-WA0064

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan pengiriman ektasi dalam jumlah besar asal Jerman, setelah dilakukan penghitungan ternyata pil haram tersebut berjumlah sebanyak 20 ribu butir.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombespol Suwondo Nainggolan mengatakan jika pengungkapan kasus ini di ketahui berdasarkan penelusuran anggota yang ada di lapangan, bahwa adanya pengiriman ekstasi dari Negara Jeman dalam julah jumlah besar untuk di edarkan secara khusus menyambut momen tahun baru.

‎”Kita tahu bahwa akan ada pengiriman ektasi dari jerman dan ini di peruntukan untuk menyambut tahun baru 2018,” ujar Suwondo kepada wartawan di Mako Dit Narkoba Polda Metro, Rabu (27/12/2017).

Pengungkapan di awali dengan polisi menangkapa dua tersangka, wanita dan pria bernisial DCS dan ABL yang baru saja menerima paket besar berisi narkotika ekstasi puluhan ribu butir di halaman Kantor Pols Jakarta Utara.

“Kemudian kami tangkap dan kami amankan ada sebuah paket besar, kami buka, di dalamnya ada tujuh dus kotak susu merek luar yang totalnya berisi 20 ribu butir ekstasi,” ujar Sowondo.

Selaunjutnya polisi melakukan pengembangan terhadap dua tersangka, dimana di ketahui dua kirir tersebut di kendalaikan oeh seorang bandar warga negara Malaysia bernisial A yang saat mendekam di rutan Salemba Cipinang, Jakarta Timur.

Tidak hanya sampai disitu, polisi juga melakukan pengembangan dengan menggeledah kediam tersangka kurir wanita berinsial DCS di kawasan Apartemen Green Bay Pluit, Jakarta Utara.

“Dari sana kami tidak temukan narkoba, namun kami temukan ada timbangan elektrik milik tersangka” terang Suwondo.

Dalam proses pemeriksaan, dua tersangka mengaku hanya di perintah untuk menerima paket yang berisi narkotika, yang kemudian tugas selanjutnya harus di serahkan ke seorang berinisial D.

“‎kemudian kami tangkap pelaku selanjutnya seorang yang akan menjual barang ini adalah pimpinan perusahaan laundri yang berinsil D,yang bersangkuta kami dapati menyimpan barang narkotika sabu 166 gram, dan 7 butir ekstasi di salah satu dispenser,” ungkapnya.

Akibatnya perbuatannya para pelaku kini diamankan dan dilakukan pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, dikenakan pasal 112 dan 114 KUHP tentang penyalahgunaan dan peredaran anrkotika dengan ancaman hukuman kurungan penjara seumur hidup maksimal hukuman mati. (Yor)

 

Leave a Reply