Lagi, Satnarkoba Polres Bangka Bekuk 5 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

  • Share

tsk-2tsk-111

SUNGAILIAT, DETEKSIONLINE.COM– Satuan reserse narkoba Polres Bangka, Rabu (13/12/ 2017) sekira pukul 20.20 wib, kembali melakukan penangkapan terhadap 5 orang yang diduga terlibat kasus penyalahgunaan narkoba.

Kabar tersebut disampaikan Kapolres Bangka, AKBP Johanes Bangun melalui Kabag Ops Polres Bangka, Kompol Syarif Sopian melaui pesan elektronik WA mesengger, Jum’at (15/12/2017) malam.

Menurut Sopian, penangkapan terhadap 5 orang yang diduga melakukan penyalahgunaan narkoba oleh anggota Satresnarkoba di beberapa tempat.

 

“Ke 5 orang yang diduga melakukan penyalahgunaan narkoba tersebut ditangkap anggota di tempat yang berbeda,” kata Sopian.

Untuk pelaku Rf, Lk, (26 th) pekerjaan swasta, warga linkungan senang hati Kel. Sungailiat Kec Sungailiat Kab. Bangka, ditangkap saat dirumahnya. Rd, Lk (29 th), pekerjaan nelayan, warga lingk. nelayan 2 Kel. Sungailiat Kec. Sungailiat juga diamankan, karena pada saat penangkapan tersangka Rf, yang bersangkutan datang ke rumah Rf. Sedangkan Ja, Lk (33 th) juga warga Lingk Nelayan II Kel. Sungailiat diamankan hasil dariĀ  pengembangan.

“Ja ini diamankan hasil dari pengembangan asal bb sabu dari Rusli. Dia ditangkap di daerah nangnung,” ungkapnya.

Sementara My, Lk (32th), bekerja sebagai buruh harian, warga lingk. Nelayan II diamankan karena hendak pesan sabu ke tersangka Ja.

“My bersama Jn, Lk (29 th), juga warga lingk. nelayan II Kel. Sungailiat diamankan bersama lantaran keduanya hendak pesan sabu ke tsk Ja,” imbuh Sopian.

Menurut Sopian, penangkapan ini bermula ketika anggota Satnarkoba Res Bangka mendapat informasi bahwa Rabu (13/12/2017) sekira pukul 20.20 WIB akan ada pesta sabu di rumah yang terletak di lingk. Senang hati Kel. Sungailiat Kec. Sungailiat. Akhirnya anggota satnarkoba bergerak mendatangi rumah yang dimaksud.

“Di dalam rumah itu didapati seseorang bernama Rf dan dilakukanlah penggeledahan dan pada tas milik sdr Rf ditemukan 2(dua) bungkus plastik bening berisikan kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu,” kata perwira berpangkat melati satu ini.

Ditambahkannya, usai penangkapan terhadap Rf, tidak lama kemudian Rd pun datang ke rumah tersebut lalu dia pun diamankan oleh tim opsnal guna dilakukan introgasi lebih lanjut.

“Kemudian dilakukanlah intrograsi kepada Sdr Rf dan akhirnya diketahui sabu tersebut berasal dari Sdr Ja, lalu tim opsnal melakukan pengejaran terhadap Sdr Ja yang bertempat di salah satu rumah dengan alamat lingk Nangnung Kel. Sungailiat Kec. Sungailiat dan dilakukan penggeledahan danĀ  ditemukan barang bukti (BB) berupa 1(satu) buah kotak Sampoerna Mild yang didalamnya berisikan 2(dua) bungkus plastik bening yang berisi kristal warna putih yang diduga narkotika jenis sabu yang terletak di dalam lemari dapur rumah tersebut. Kemudian saat dilakukan interogasi kepada tsk Ja terdapat sms masuk dari sdr My dan Jn, dgn maksud memesan sabu, lalu tim opsnal pun melakukan pengamanan kepada 2(dua) orang itu di diskotik Kings. Sehingga ke 5(lima) orang tersebut dibawa ke Polres Bangka guna pemeriksaan lebih lanjut,” terang Sopian.

Untuk barang bukti (BB) yang di amankan, lanjut Sopian, 2(dua) bungkus plastik bening berisikan kristal warna putih yg diduga narkotika jenis sabu, 1 (satu) buah dompet warna coklat, 1 (satu) buah tas merk KAKA warna coklat, 1 (satu) buah hp merk samsung warna hitam.

“Bb milik Ja Als Ardi ada 2(dua) bungkus plastik bening berisikan kristal warna putih yg diduga narkotika jenis sabu, 1(satu) lembar kertas timah rokok, 1(satu) buah kotak rokok sampoerna mild, 1(satu) buah helm warna merah, 1(satu) buah hp merk strawbery warna hitam kombinasi biru,” imbuhnya.

Namun dari hasil pemeriksaan thd 3 orang yg diamankan itu, menurut Sopian atas nama Sdr Rd, My, dan Jn, Jum’at (15/12/2017)siang telah diserahkan ke BNN Kab.Bangka.

“Belum cukup bukti utk dilakukan proses sidik sehingga 3 org tsb diserahkan ke BNN Kab. Bangka pada hari Jumat tgl 15 Des 2017 utk dilakukan rehab,” tuturnya.

Sementara untuk pelaku Rf dan Ja disangkakan pasal 112 dan 114 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun pidana penjara.

“Untuk kedua pelaku Rf dan Ja disangkakan pasal 112 dan 114 KUHP,” pungkasnya…(robi)

 

 

 1,913 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *