Masyarakat Sumsel Minta PKS Tolak Pencalonan Herman Deru- Mawardi Yahya

Warga demo di depan Kantor DPP PKS Jakarta Selatan
Warga demo di depan Kantor DPP PKS Jakarta Selatan

DETEKSIONLINE, JAKARTA- Puluhan massa yang mengatasnamakan Aliansi Muda Sriwijaya yang sengaja datang dari Palembang berunjuk rasa di kantor DPP PKS di kawasan Pasar Minggu Jakarta Selatan, Kamis (14-12-2017) siang.
Dalam orasinya, Koordinator aksi Ibrahim, menolak pencalonan Herman Deru – Mawardi Yahya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel dalam Pilkada 2018 mendatang.
“Kita inginkan pemimpin yang bermoral dan terbukti memiliki track record yang baik selama ini,” ujar Ibrahim berapi-api.
Menurutnya, bagaimana nasib Sumsel mendatang bila dipimpin seperti Mawardi Yahya yang terbukti memimpin keluarga saja gagal. Sebagaimana pernah diberitakan, anak Mawardi Yahya yang bernama AW Nofiandi terbukti menggunakan narkotika sehingga diberhentikan sebagai Bupati Ogan Ilir saat itu.
“Pikir saja, AW Nofiandi yang saat itu menjabat Bupati Ogan Ilir harus diberhentikan karena nyata-nyata menggunakan narkotika. Dia ini anak Mawardi Yahya. Apa ini tidak memalukan?,” tambah Ibrahim lagi.

Kepada wartawan Ibrahim menjelaskan kalau pihaknya sengaja membawa rombongan ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi ini. Dijelaskan, pihaknya juga akan mendatangi partai lainnya serta Komnas Perlindungan Anak.

Karena mereka juga menginginkan ada rekomendasi Komnas Perlindungan Anak agar Herman Deru dilakukan tes DNA karena pernah dilaporkan masyarakat melakukan perkosaan dan melahirkan anak dari perbuatannya tersebut.

Saat massa akan berdialog langsung dengan fungsionaris PKS sempat ada penolakan pihak keamanan internal setempat. Namun setelah bernegosiasi dan menjelaskan identitas diri akhirnya dipersilakan berdialog dengan pengurus PKS.

Sementara itu saat berdialog dengan pengunjuk rasa, Muhammad Husein fungsionaris DPP PKS Wilayah Dakwah Sumbagsel menyatakan berterima kasih atas aspirasi yang disampaikan dan untuk itu pihaknya akan segera menindaklanjutinya.
“Kita akan segera sikapi dan tindak lanjuti. Atas aspirasi dan masukan yang disampaikan ini kami berterima kasih,” ujarnya singkat.

“Saya yakin dengan PKS yang merupakan partai dakwah, tentu akan mengutamakan sosok yang memiliki latar belakang yang baik dan berakhlakul karimah serta pantas menjadi panutan secara pribadi maupun keluarganya,” tambah Ibrahim lagi.

Setelah berdialog, sejumlah massa pengunjuk rasa meninggalkan tempat dengan tertib.

Leave a Reply