Close

images

Deteksionline.com, Jakarta – Ketua Presedium Jaringan Aktivits 98 Willy Prakarsa khawatir isu politik kedepan bakal terus dipelihara hingga menyebabkan tsunami politik.

“Pasca demo 212 diduga arahnya adalah pembenturan dan adu domba antar agama. Hal inilah bagian kecil yang saya anggap sebagai tsunami politik 2018 menuju 2019,” kata Willy, Rabu (6/12/2017).

Untuk itu, pria yang juga Ketua Presedium Aktivis Parlemen Jalanan ini meminta pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) untuk memperkuat Badan Intelejen Negara (BIN) q guna meminimalisir terjadinya konflik yang berpotensi merong-rong Bhineka Tunggal Ika.

“Sudah seringkali katakan agar pemerintahan Jokowi-JK perkuat intelijen dan meminimalisir konflik,atau Indonesia kebhinekaan‘nya akan tercabik-cabik.perlu ketegasan dan keseriusan dari pemerintah pusat dan tetap mewaspadai tsunami
politik,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!