Close

tambang apung

SUNGAILIAT BABEL, DETEKSIONLINE.COM-Aktifitas tambang timah dengan menggunakan Ponton Apung di kawasan aliran Sungai Baturusa, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka terlihat marak kembali.

Hal itu terpantau oleh amunisinews.com dan deteksionline.com pada Selasa (7/11/2017), lebih kurang 170 Unit Ponton Tambang Timah Apung yang kedapatan sedang melakukan aktifitas penambangan timah di kawasan aliran Sungai terpanjang dan terbesar  di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut.

Selain merusak Daerah Aliran Sungai, tambang timah Apung di kawasan Aliran Sungai Baturusa tersebut diduga beroperasi tanpa ijin dari Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan.

Andi salah seorang penambang timah Ponton Apung di kawasan Aliran Sungai Baturusa mengaku kepada wartawan, keberadaan mereka menambang disitu dikoordinir warga Desa Baturusa berinisial Lk, Lk inilah yang mengurus koordinasi supaya penambang  bisa menambang dan juga “nyetor “,

“Penambang disini dikoordinir oleh Lk pak, kami nyetor Rp500.000 perminggu pak,” kata Andi (7/11) sore harinya.

Sementara itu Kabag OPS Polres Bangka Kompol Sopian, saat dikonfirmasi via WA pada Kamis (10/11) menjelaskan, Polres Bangka akan koordinasikan dengan Kasatres, Kasatpolair dan Kapolsek terhadap aktifitas tambang Apung ini,

“Waalaikumsalam, trims infonya Pak, nanti kita koord dg Kasres, Kstpolair, dan Kapolsek Merawang thd info ini,” jawab Kabag Ops. (rb)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!