Ngeri, Oknum Dirut PT Asuransi Allianz Permainkan Nasabah

  • Share
IMG-20170926-WA0030
Tim pengacara saat mendampingi para korban PT Asuransi Allianz di Balai wartawan Polda Metro Jaya.

 

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM – Karena menolak proses klaim terhadap nasabahnya yang sakit, Direktur Utama (CEO) PT asuransi Allianz Joachim Wessling dan dokter claim dr. Yuliana Firmansyah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Peningkatan penetapan status tersangka bagi kedua pejabat di Asuransi terbesar (Allianz) itu mengacu pada Laporan Polisi oleh dua nasabahnya, yaitu; Ifranius Algadri (23) dan Inda Goena Nanda (37) ke Polda Metro Jaya No. TBL/1645/IV/2017/PMJ dan TBL/1932/IV/2017/PMJ.

Menurut pengacara korban, Alvin Lim, SH, Msc, CFP mengatakan jika kasus ini fenomenal dan unik karena pertama kalinya di Indonesia penolakan klaim berujung pada pidana dan bukan perdata.

“Saya melihat kasus ini unik, sebab cara yang mereka lakukan terbilang licik dan nyata melanggar hukum,” ujar Alvin dalam keterangan persnya di Balai wartawan Polda Metro Jaya, Selasa (26/9/2017).

Alvin membeberkan, jika selama menjalani perawatan di RS para korban tak bisa melakukan klaim untuk rembesan.

Mereka (asuransi Allianz) mencari celah agar klaim tak bisa dikabulkan, maka mereka meminta catatan medis lengkap yang jelas melanggar hukum. Hal ini tertuang dalam Permenkes No. 269/MENKES/PER/III/2008 tentang rekam medis.

“Yang bisa diberikan kepada pasien dan asuransi adalah resume medis (ringkasan) bukannya rekam medis lengkap,” ujar pengacara para korban Alvin Lim, SH, Msc, CFP.

Alvin mengapresiasi kinerja Krimsus yang telah menetapkan dua tersangka yaitu Presiden Direktur PT Allianz Joachim Wessling dan dokter claim pihak Allianz dr Yuliana Firmansyah, terancam lima tahun penjara.

“Terimakasih untuk pihak Kepolisian. Kami minta kedua pelaku segera tahan,” Tutup Alvin. (Yori)

 459 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *