Close

IMG-20170917-WA0023

PANGKALPINANG, DETEKSIONLINE.COM—-Kepala Dinas Sosial, Pemeberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pangkalpinang, Fitriansyah mengatakan pada tahun 2018 nanti pemerintah kota berencana akan segera merealisasikan pencanangan kota sejahtera secara bertahap.

Dikatakannya, Program Kota Sejahtera ini bertujuan untuk meminimalisirkan bahkan diharapkan menghilangkan rumah yang tidak layak huni di Kota Pangkalpinang.

” Apabila program ini berjalan kedepan kami berharap tidak ada lagi rumah yang tidak layak huni ada di Pangkalpinang, ” ungkap Fitriansyah kepada wartawan, Jum’at lalu.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan untuk merealisasikan program ini pemerintah melalui dana satu kelurahan satu milyar, 40% nya digunakan untuk merehabilitasi rumah tidak layak huni.

Kemudian dirinya mengatakan Dinsos pangkalpinang telah melakukan penghimpunan data untuk mengetahui di wilayah mana banyak terdapat rumah tidak layak huni yang ada di kota pangkalpinang.

” Dari hasil pendataan saat ini paling banyak rumah tidak layak huni ada di kecamatan Pangkalbalam, yakni tepatnya di Pangkalarang dan yang kedua ada di wilayah Kelurahan Opas Kecamatan Taman Sari,” ujarnya.

Selanjutnya Mantan Asisten II Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Kesra Kota Pangkalpinang ini mengatakan untuk pelaksanaan rehab dibagi tiga kategori yakni, rehab besar, sedang dan ringan.

” Jika rehab besar perunit rumah tidak layak huni dianggarkan sebesar 15 juta rupiah, rehab sedang 10 juta rupiah dan rehab ringan 7 juta rupiah. Rumah yang kita rehab kategorinya disesuaikan dengan kententuan yang ada. Dan kalau kendala dalam mengatasi rumah tidak layak huni ini dikarenakan banyak rumah yang berdiri di jalur hijau, ” pungkasnya…(boy/herman)o

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!