Jual dan Sebarkan Konten Porno, Tiga pedofil Diringkus Polisi

  • Share
687474703a2f2f73696e61726861726170616e2e6e65742f77702d636f6e74656e742f75706c6f6164732f323031362f30352f7065646f66696c2d64696c6172616e672d363430783532322e6a7067
Ilustrasi. (Ist)

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM – Penyidik Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya berhasil meretas akun media sosial yang menyebarkan video dan foto mesum anak-anak di bawah umur yang berkategori gay.

 

Dari pengungkapan ini, polisi telah menyita sebanyak 75 ribu konten pornografi anak-anak di bawah umur yang dikelola oleh ketiga tersangka berinisial Y (19), H (30) dan I (21).

 

“75 ribu image dan video gay kids (VGK) kami sita dari tiga orang pelaku,” ujar Dirkrimsus Polda Metro Jaya Komisaris Besae Adi Deriyan Jayamerta di Mapolda Metro Jaya, Minggu (17/9/2017).

 

Adi menjelaskan, para tersangka menjual puluhan konten mesum anak-anak ini dengan harga Rp100 ribu. Setiap masing-masing tersangka memiliki ribuan followers yang langsung terafiliasi dengan grup-grup peadofil di berbagai negara.

 

“Apabila ada yang tertarik, anggota bisa melakukan transfer kepada pelaku sebesar Rp100 ribu, setelah itu mereka akan mengirim 30-50 gambar melalui telegram. Dari ketiga pelaku ini, masing memiliki followers lebih dari 1000 orang. Makanya, informasi akan disebar ke seribu orang tersebut,” katanya.

 

Adi juga menyampaikan, ketiga tersangka masuk dalam grup-grup peadofil di aplikasi percakapan Telegram.

 

“Mereka dapati konten-konten tersebut karena bergabung dengan grup-grup aplikasi Telegram yang tersebar di 49 negara,” katanya.

 

Penangkapan ketiga tersangka dilakukan dibeberapa lokasi. Y ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Jalan Krajan RT 5, RW 1 Jogoboyo, Purworejo, Jawa Tengah pada 5 September 2017. H ditangkap di Garut, Jawa Barat. Sedangkan I diringkus di Desa Wargajaya, Cigudeg, Bogor, Jawa Barat.

 

Akibat perbuatannya ketiga tersangka dijerat Pasal 27 ayat (1) Juncto Pasal 45 ayat (1) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 4 ayat (1) Juncto Pasal 29 dan Pasal 4 ayat (2) Juncto Pasal 30 UU Nomor 44 tahun 2008 tetang Pornografi dan atau UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI Nomo 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dari pasal berlapis itu, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara. (Yori)

 542 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *