Berdayakan Supeltas Demi Tekan Angka Kemacetan di Ibukota

  • Share

IMG-20170824-WA0019

JAKARTA,DETEKSIONLINE.COM – Meski Kinerja masih dianggap kurang memuaskan dalam mengatasi kemacetan di Ibu Kota, namun Ditlantas Polda Metro Jaya senantiasa berbenah diri.

 

“Dengan keterbatasan anggota serta sarana prasarana yang dimiliki kami terus tingkatkan pelayanan,” ujar Direktur lalu lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs Halim Pagarra kepada deteksionline.com di Jakarta, Kamis (31/8/2017).

 

Dalam mengatasi kemacetan, Halim kembali memberdayakan anggota masyarakat maupun anggota Ormas untuk menjadi Sukarelawan Pelayan Lalulintas (supeltas).

 

Semua anggota masyarakat atau Ormas yang mendaftar berdasarkan keinginannya, akan dididik selama seminggu.

 

“Mereka akan kami didik dan diperlengkapi dengan atribut lengkap, selain itu dalam tugasnya akan selalu diawasi atau didampingi anggota polantas disetiap wilayah tugasnya,” terang Halim.

IMG-20170825-WA0018

Menurut rencana tanggal 26 September 2017 akan diresmikan oleh Kapolri. Supeltas yang mendatar mencapai 500 orang.

 

“Kebutuhan anggota supeltas dan kehadiranya sama sebagai pelayan, pengayom masyarakat,” Ujar Kasie Dikmas Ditlantas Polda Metro Jaya kompol Herman.

 

“Kami bangga akan kinerja pak Dirlantas dan Wadirlantas yang mengaktifkan kembali peranan Supeltas yang telah lama padam,” terang Herman.

 

Supeltas hadir ditengah masyarakat dan merupakan panggilan jiwa untuk menjadi sukarelawan.

 

“Selama ini kita tahu pak ogah dimana-mana tapi kita simak wujud nyata kinerjanya demi keamanan dan kelancaran lalulintas,” tegas wadirlantas AKBP Kingkin Winisuda.

 

Kingkin menambahkan, Supeltas hadir dengan penuh kesadaran guna membantu semua pihak. Walau dinilai negatif oleh sebagaian masyarakat namun dibaliknya memiliki nilai luhur bagi masyarakat.

 

“Tanpa kehadiran mereka (Supeltas) kemacetan semakin parah, Jadi marilah bersama menciptakan kemanan kenyamanan serta kelancaran serta menaati aturan yang.berlaku,” terang Kingkin.

 

Kingkin menghimbau agar seluruh pengendara baik sepeda motor dan mobil hendaknya menaati peraturan lalin.

 

“Jangan melawan arus, melanggar,marka jalan, memotong arus itu fatal. Sebab perilaku dijalan itu mencerminkan pribadi akan kepatuhan hukum,” himbaunya. (Yor/Ulis)

 548 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *