Oknum Penyidik ini Dilaporkan Ahli Waris ke Propam Polri

  • Share

 

Jakarta – Ahli waris Keman bin Seli ditemani kuasa hukumnya menyambangi Divisi Propam Mabes Polri. Kedatangan mereka guna melaporkan seorang oknum Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya atas nama Brigadir S Andi Prabowo.

Dimana yang bersangkutan diduga telah melakukan penyimpangan berujung pada pemasangan plang bertuliskan “Tanah ini Sedang Dalam Proses Penyidikan Polda Metro Jaya” di atas tanah ahli waris, di Jalan Beruang, Bintaro, Tangerang Selatan. Padahal tanah seluas 7 ribu meter ini masih dalam proses penyelidikan di Polda Metro Jaya. Hal ini pun dinilai sangat menganggu para ahli waris yang ingin membuat sertifikat.

Adapun laporan tersebut tertuang dalam nomorSPSP2/2546/VIII/2017/BAGYANDUAN perihal pengaduan atas dugaan penyimpangan.

“Ini masih proses penyelidikan belum penyidikan, pemasangan plang model seperti ini sudah dilarang dan tidak pas untuk perkara-perkara pidana,” ujar Solihin SH kuasa hukum ahli waris, Jumat (4/7/2017).

Di sisi lain, kata Solihin, kasus kepemilikan tanah itu berawal dari ahli waris yang diketahui buta huruf dipaksa menandatangani sebuah surat oleh terlapor bernama Lili. Hal ini berujung keluarnya akte jual beli tanah itu yang kini sedang dipersoalkan.

“Padahal ahli waris tidak pernah menjual tapi  muncul akte jual beli. Apa modusnya terlapor membeli tanah modelnya melakukan PBJB melakukan pembayaran tidak lunas kemudian mengklaim seakan itu tanah sudah menjadi miliknya dan mereka berani menjual kepihak lain,” tuturnya.

Sementara itu, Nisan ahli waris berharap pihak Propam segera melakukan pemeriksaan terhadap Brigadir Andi mengenai aduan di atas dan
penancapan plang tersebut segera dicopot lantaran dinilai sangat mengangu langkah hukum ahli waris.

“Harus segera dicabut plangnya karena sangat mengangu,” pungkasnya.

 890 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *