by

IPW : Percayakan Kasus Novel Baswedan Pada Polisi

_95579085_bce27512-0a1a-4234-939f-f87bcd6b268f
JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM – Rencana pemanggilan Kapolri Tito Karnavian oleh Presiden Jokowi untuk membahas penuntasan kasus teror terhadap penyidik KPK Novel Baswedan patut diapresiasi. Dengan adanya pemanggilan ini diharapkan penuntasan kasus Novel bisa lebih cepat lagi.

 
Menurut pandangan Ind. Police Watch (IPW) melihat tidak mudah untuk menuntaskan kasus Novel. Sebab tidak ada saksi dan alat bukti yang konprehensif untuk mengungkap pelaku. Sehingga perlu waktu yang cukup panjang untuk mengungkap kasus ini. Dalam dunia kejahatan yang bermodus hit and run memang tidak mudah untuk mengungkap dan menangkap pelakunya.

 
“Menurut kami (IPW) kasus ini sama seperti kasus penembakan gelap yang relatif rendah keberhasilan pengungkapannya dan sangat tergantung temuan petugas kepolisian di lapangan dan informasi yang diberikan masyarakat,” ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam rilis tertulisnya kepada wartawan di Jakarta, senin (31/7/2017).

 
Dengan dipanggilnya Kapolri oleh Presiden diharapkan ada langkah baru dan titik terang untuk menuntaskan kasus ini. Namun IPW tidak setuju jika Presiden membentuk Tim Pencari Fakta Independen untuk menuntaskan kasus Novel.

 
“Presiden panggil kapolri untuk bahas penuntasan kasus Novel itu patut diapresiasi. Namun jika ingin bentuk tim pencari fakta saya rasa tidak perlu,” ucap Neta.

 

Neta menjelaskan kenapa tidak perlu dibentuk Tim Pencari Fakta Independen.
Pertama, kasus ini baru beberapa bulan ditangani Polri sehingga kepolisian perlu waktu untuk mengungkapkannya. KPK saja pun perlu waktu panjang untuk mengungkap sebuah kasus korupsi. Dalam kasus dugaan korupsi di Pelindo II misalnya, sudah lebih dari setahun tidak ada tanda-tanda dituntaskan KPK. Tapi publik tetap memberikan kesempatan kepada KPK untuk menuntaskannya dan publik tidak menuntut dibentuknya Tim Pencari Fakta Independen untuk menuntaskan kasus Pelindo II tersebut.

 
Kedua, tim KPK juga sudah bergabung dengan Polri untuk menuntaskan kasus Novel.

 
Ketiga, Polri sudah menambah kekuatan personil intinya untuk menuntaskan kasus Novel, selain dari Polda Metro Jaya ikut bergabung dari polres dan Mabes Polri.

 
Keempat, progres penanganan kasus Novel juga cukup signifikan, seperti 50 saksi sudah diperiksa, 5 orang yang dicurigai sempat diamankan, sejumlah cctv diradius 1 km sdh diamankan dan sketsa orang yang dicurigai sudah dibuat.

 
“Percayakan saja kepada Polri dan penyidik KPK untuk menyelesaikan kasus ini sampai tuntas,” tegas Neta.

 
Dengan adanya hal ini terlihat bahwa Polri cukup serius untuk menuntaskan kasus ini. Hanya memang Polri perlu lebih aktif lagi mengkomunikasikan progres penanganan kasus ini agar publik melihat bahwa Polri sudah bekerja serius.

 
“Selain itu Novel perlu juga hendaknya lebih bersikap aktif membantu penyidik Polri untuk mengungkap kasus ini. Semua pihak memang perlu membantu Polri dan KPK agar kasus Novel ini bisa terungkap tuntas,” jelas Neta.

60 total views, 1 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed