Ajak Masyarakat Taat Pajak, Ditlantas PMJ Gelar Gratis Denda Pajak dan Balik Nama

  • Share

IMG_20150326_104403[1]
Suasana loket pendaftaran perpanjangan tahunan Samsat Jakarta Timur. (Ist)
JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM – Kabar gembira bagi para pemilik kendaraan bermotor.  Dispenda Provinsi DKI Jakarta menghapus biaya balik nama kendaraan dan denda bagi masyarakat yang telat membayar pajak kendaraan bermotor miliknya.

 

Menurut Direkrut Lalu lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs Halim Pagarra SIK. SH. MH mengatakan bahwa kebijakan tersebut berlaku dari tanggal 19 Juli hingga 31 Agustus 2017 mendatang.

 

“Mulai hari ini (19/7/2017) hingga hingga 31 Agustus mendatang,  biaya balik nama kendaraan bermotor dan sanksi administrasi atas keterlambatan pembayaran pajak kendaraan bermotor kini dihapus,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs Halim Pagarra SIK kepada wartawan di Jakarta, Rabu (19/7/2017).

IMG_20170719_154020
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs Halim Pagarra. (Ist)

Halim menjelaskan, program ini mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 34 Tahun 2017. Yakni tentang Penghapusan Bea Balik Nama Kendaran Bermotor dan Penghapusan Sanksi Administrasi Atas Keterlambatan Pembayaran Pajak.

 

“Kegiatan ini ingin menarik para wajib pajak untuk sadar dan taat bayar pajak. Jadi bukan hanya mengejar target belaka,” terang Halim kepada awak Media.

 

Masyarakat, ujarnya, bisa menikmati program tersebut dengan cara mendatangi kantor langsung kantor Samsat di seluruh daerah di Provinsi DKI Jakarta, Unit Pelaksana Teknis, gerai, atau saat program Samsat Keliling (Samling) dan pembayaran melalui sistem Samsat online (E-Samsat).

 

Khusus untuk proses bea Balik Nama wajib pajak dianjurkan untuk langsung mendatangi kantor Samsat terdekat, karena harus melewati tahapan-tahapan khusus seperti proses pelayanan Cek Fisik dan pendaftaran di loket BBN II.

 

“Untuk proses perpanjangan pajak tahunan bisa diproses langsung ke gerai Samsat atau di Samling, namun jika balik nama harus ke gedung Samsat,” tuturnya.

 

Untuk mengantisipasi membludaknya pemohon di kantor Unit Samsat Wilayah Hukum Polda Metro Jaya setelah bergulirnya program ini, Kasubdit Registrasi dan Identifikasi (Regident) AKBP Sumardji telah menyiapkan solusinya.

 

“Jika membludak (Wajib Pajak) kami telah menyiapkan solusi dan antisipasi sejak dua minggu lalu, baik ketersediaan logistik STNK dan antrian semuanya sudah terukur,” ujar AKBP Sumardji ketika dikonfirmasi wartawan di Jakarta.

 

Tak lupa AKBP Sumardji menghimbau kepada wajib pajak untuk memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya dan jangan pernah meminta bantuan pada oknum calo karena pelayanan Samsat kini makin modern dan Inovatif.

 

“Manfaatkan program ini dan kami minta agar tidak mempercayakan pengurusan berkas kendaraan dengan oknum calo ya, karena petugas kami selalu siap membantu anda,” jelasnya. (Yori/Lis)

 845 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *